Ulu Lau, Penginapan di Berastagi, Bisa Menikmati Suasana Tenang dan Kesejukan Kaki Gunung Sibayak

Ulu Lau merupakan salah satu penginapan baru yang terletak di Jalan Pendidikan, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
HO
Menikmati suasana tenang dan asri di penginapan Ulu Lau, Berastagi. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Berbicara tentang wisata di Kabupaten Karo, tentunya tidak ada habisnya.

Banyak wisatawan yang menghabiskan hari liburnya setelah lepas dari kesibukan kerja, dengan berwisata ke Kabupaten Karo.

Selain wisata satu hari, ada juga wisatawan yang menginap untuk lebih bisa menikmati suasana sejuknya udara pegunungan terutama di Berastagi.

Saat ini, lokasi wisata yang menyajikan suasana tenang di Berastagi sudah semakin banyak berkembang, salah satunya Ulu Lau.

Baca juga: CARA Bikin Nada Dering Berbeda-beda untuk Setiap Kontak di WhatsApp

Ulu Lau merupakan salah satu penginapan baru yang terletak di Jalan Pendidikan, Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo.

Penginapan yang baru berjalan selama kurang lebih dua bulan ini, menyajikan suasana tenang pegunungan.

Dari penjelasan manajer Ulu Lau Diego, penginapan yang terletak tepat di kaki Gunung Sibayak ini memang menyajikan suasana tenang. Ia ingin membuat wisatawan yang datang ke sana merasakan kenyamanan, dan melepas penat setelah bekerja.

"Kalau untuk konsep, kita buat suasana Bali yang menyajikan ketenangan, dengan suasana sawah seperti di sini kan ada perladangan warga. Apalagi kita tempatnya di kaki Gunung Sibayak, inilah yang jadi nilai tambah," ujar Diego.

Diego menjelaskan, mereka memang sengaja menyajikan suasana Bali di penginapan mereka agar berbeda dengan tempat lainnya. Untuk konsep kamar sendiri, pada bagian lantainya terbuat dari bahan kayu. Bahan serupa juga digunakan pada bagian bawah tempat tidur. Di dalam kamar, juga disediakan lukisan-lukisan yang menambah kesan Bali semakin terasa. 

Amatan www.tribun-medan.com, meskipun penginapan tersebut masih tersedia sebanyak empat kamar namun suasana tenang sangat terasa. Terlebih, saat pagi hari dan petang kabut khas suasana pegunungan menembus pepohonan hingga menyelimuti lokasi ini.

Untuk harga yang ditawarkan, Diego menjelaskan jika untuk hari biasa setiap kamar ini dibandrol dengan harga 350 ribu rupiah. Sedangkan untuk akhir pekan, harga menjadi 400 ribu rupiah.

Baca juga: LIVE SCTV! PSG Vs Club Brugge Malam Ini, Prediksi Line-up, Mbappe dan Messi Main, Neymar Absen

Di bagian taman depan, terdapat beberapa pepohonan yang berbasis rapih dan para bagian tengahnya disediakan kolam berisikan ikan hias. Sehingga, saat sore hari terasa pas untuk menikmati suasana yang dapat menghilangkan penat usai bekerja.

Selain itu, bagi wisatawan yang menyukai olahraga jogging dan ingin melihat lansung puncak Gunung Sibayak, manajemen menyediakan fasilitas berupa jasa guide. Untuk guide, dipatok biaya sebesar 50 ribu rupiah untuk setiap orangnya.

"Kita juga ada jasa guide ke puncak Sibayak. Dari sini kan kita sudah dekat ke pintu pendakian. Jadi kita juga menyediakan pilihan wisata kepada pengunjung yang datang. Tapi biasanya kalau hari biasa tamu kita banyak juga yang pendaki. Kalau yang belum pernah, bisa pakai jasa guide," katanya.

Sehingga, selain bisa menikmati suasana tenang wisatawan juga dapat merasakan sensasi mencoba berwisata alam dengan melakukan pendakian ke puncak Gunung Sibayak.

(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved