News Video

Potret Zona Merah Desa Terdampak Erupsi Gunung Semeru

 Erupsi Gunung Semeru meluluhlantakan beberapa desa, data sementara ada 34 orang meninggal dunia dan 22 orang dinyatakan hilang

Tayang:

TRIBUN-MEDAN.COM - Erupsi Gunung Semeru meluluhlantakan beberapa desa, data sementara ada 34 orang meninggal dunia dan 22 orang dinyatakan hilang.

Presiden Jokowi sudah melihat kondisi desa di sekitar Gunung Semeru, dan akan merelokasi rumah-rumah penduduk yang terlalu dekat dari kawah Gunung Semeru.

Komandan Posko Darurat Erupsi Semeru Kolonel (Inf) Iwan Subekti menguraikan data yang diterimanya.

Tercatat 5.205 unit rumah milik warga rusak akibat peristiwa ini.

Jumlah pengungsi hingga Selasa (7/12/2021) sebanyak 4.250 orang, yang tersebar dari 15 kecamatan termasuk dari Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar. 

Pengungsi menempati sekolah, masjid, balai desa dan rumah penduduk atau rumah keluarga lain yang tidak terdampak. 

Cerita Korban Erupsi Gunung Semeru ke Presiden

Presiden Jokowi menyempatkan berdialog dengan sejumlah warga.

Kepada Presiden, para warga menceritakan mengenai detik-detik Gunung Semeru erupsi, serta bagaimana kondisi mereka saat ini.

“Enggak sampai satu menit itu Pak, langsung gelap. Sebelumnya ada pemberitahuan memang, 25 getarannya katanya dari pusat pemantauan,” ujar seorang warga kepada Jokowi, seperti dikutip keterangan resmi, Selasa.

Kemudian, seorang warga dari Dusun Kamar Kajang bercerita bahwa sebelum kejadian mereka telah mendapatkan peringatan dari pos pemantauan melalui telepon genggam mereka.

Namun, mereka mengaku tidak menyangka jika erupsi pada Sabtu, 4 Desember 2021, ternyata lebih besar dari yang mereka perkirakan.

“Ada pemberitahuan, di HP sudah ada. Cuma dikira kecil Pak, dikira banjir kecil. 25 getarannya kecil biasanya. Nanti ada susulan yang lebih besar biasanya. Kalau pos pantau selalu siaga,” ujarnya.

“Paniknya itu cuma panik abu, abunya itu loh Pak, kan gelap. Posisi jam 3 sore itu kejadian abu vulkanik. Hujan abu dulu, gelap, disusul lahar dingin,” timpal seorang warga lainnya.

Gunung Semeru meletus disertai gumpalan debu dan semburan,Sabtu (5/12/2021)
Gunung Semeru meletus disertai gumpalan debu dan semburan,Sabtu (5/12/2021) (Kolase Foto SURYA.co.id/Tony Hermawan/Internet)

Setelah kejadian, para warga terdampak tersebut juga sempat mengecek rumah mereka masing-masing melalui jalur yang bisa dilewati.

Seorang warga bercerita bagaimana erupsi Gunung Semeru telah menewaskan banyak ternak peliharaannya.

Sementara warga lainnya bercerita bagaimana ia masih mencari beberapa keluarganya yang masih hilang.

Dalam kesempatan itu, para warga meminta kepada Jokowi, agar infrastruktur yang hancur bisa segera diperbaiki.

Mendenngar permintaan tersebut, Kepala Negara ini berjanji akan segera membangun dan memperbaiki rumah-rumah warga terdampak berikut fasilitas publik lainnya seperti jembatan.

“Nggih, rumahnya, jembatannya cepat kita mulai (diperbaiki). Ini Menteri PU sudah saya ajak. Ini baru mengecek semua, nanti segera dikerjakan,” kata Jokowi.

Para warga pun kemudian mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang akan menyanggupi permintaan mereka. 

Berita sudah terbit di Kompas TV

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved