Breaking News:

Ngadu Bawa Jeruk

Warganya Ngadu Jalan Rusak ke Jokowi, Bupati Karo Malah Salahkan Masyarakat Sendiri

Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang masih bisa ngeles, soal warganya yang ngadu ke Jokowi menyangkut jalan rusak

Editor: Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Bupati Karo, Cory Sriwaty Sebayang ngeles alias banyak alasan ketika ditanya soal warganya yang mengadu ke Presiden RI, Joko Widodo soal jalan rusak di kampungnya.

Bahkan, Cory Sriwaty Sebayang menyalahkan masyarakatnya, lantaran tidak mengarahkan air yang tergenang ke areal perladangan.

"Masalah Liang Melas yang masyakat kami, petani kami mengantarkan jeruk kepada bapak Jokowi, itu sangat baik sekali, karena perhatian masyarakat kepada pak presiden," kata Cory di Rumah Dinas Wakil Gubernur Sumut, Jalan Tengku Daud, Medan, Selasa (7/12/2021).

Cory berdalih, bahwa warganya memang tidak berniat mengadukan jalan rusak ke Jokowi.

"Karena dia begitu cinta kepada bapak presiden. Karena jeruknya banyak, diantarkannya kepada bapak presiden," tambahnya.

Ketika disinggung kembali, bahwa masyarakat bertemu Presiden memang karena ingin jalan yang menuju desa mereka segera diperbaiki oleh pemerintah, lagi-lagi Cory membantah.

"Sebenarnya bukan mereka protes. Dan mereka tahu dan mereka butuh jalan itu. Wajar saja. Tapi bukan karena itu mereka datang ke pak presiden. Tapi karena memang hanya ingin dengan bapak presiden. Walau dia tak mengungkapkan isi hatinya mengapa bertemu presiden. Tapi masyarakat lain menilai mungkin karena itu (kondisi jalan)," sebutnya.

Cory menjelaskan, bahwa Pemkab Karo hampir setiap tahun mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan di kawasan Liang Melas Datas.

"Kondisi seperti itu, kalau sudah lama, saya rasa tidak juga ya. Tapi karena bertahap pembangunannya, seperti itu kan hanya beberapa meter. Karena panjang jalan ke sana. Jadi hanya beberapa meter jalan seperti itu bukan semuanya," ucapnya.

"Kedua memang masyarakat juga kadang-kadang punya hati macam macam ya. Pembuangan air. Mereka tak mau arahkan ke ladangnya. Karena di sana belum ada drainasie. Itu yang buat jalan rusak," ujarnya.

Pemkab Karo pada tahun 2022 mendatang pun disebut turut mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk memperbaiki jalan sepanjang 3 kilometer di kawasan tersebut.

"Sudah dianggarkan awal tahun 2022. Kita sudah mulai pembangunan di sana antara Kutambaru dengan Kutambelin. Anggaran sekitar Rp 6 miliar dengan panjang 3 km," ungkap Cory.

Sebelumnya, sejumlah warga Liang Melas Datas pada Senin (6/12/2021) bertemu dengan Presiden Jokowi menyampaikan aspirasi agar pemerintah memperhatikan kondisi jalan rusak di daerahnya.

Sebab jalan rusah berdampak pada warga di enam desa dan tiga dusun di Liang Melas Datas.

Selain itu, warga juga membawa satu truk berisi buah jeruk, sebanyak tiga ton sebagai oleh-oleh untuk Jokowi.(tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved