Breaking News:

Kadis Kesehatan Deliserdang Sindir Warga yang Mulai Sepele dengan Pandemi

Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi optimistis target vaksinasi Covid-19 untuk 70 persen penduduk sasaran dapat tercapai akhir tahun.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Warga mengikuti vaksinasi massal di P3UD, di Jalan Medan-Tebing Tinggi, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Selasa (8/6/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Kepala Dinas Kesehatan Deliserdang, dr Ade Budi Krista optimistis target vaksinasi Covid-19 untuk 70 persen penduduk yang menjadi sasaran dapat tercapai pada akhir tahun.

Menurut dr Ade Budi, saat ini realisasi vaksinasi Covid-19 di Medan sudah mencapai 60 persen.

Disebut 34 Puskesmas baik yang rawat inap dan yang tidak sampai malam hari masih melakukan pelayanan vaksinasi. 

"Sabtu dan Minggu tetap melayani vaksinasi sekarang ini. Banyak orang yang pada saat siang hari memang nggak bisa datang karena sibuk kerja makanya malam hari pelayanan tetap kita buka. Sampai pukul 21.00 masih kita layani," kata dr Ade Kamis, (9/12/2021)

Menurutnya, saat ini banyak warga yang sepele dengan situasi dan malas untuk mengikuti vaksinasi karena karena kasus Covid di rumah sakit sudah menurun jauh banyak yang juga tidak bersedia untuk divaksin. 

Ia pun mengapresiasi kalau mau mendapatkan pelayanan pelayanan di Kecamatan dan Kelurahan Desa sekarang ini wajibkan untuk menunjukkan surat keterangan vaksin terlebih dahulu. 

"Sekarang enggak ada lagi alasan tidak mau vaksin. Antrian pun sudah enggak ada lagi yang panjang. Datang ke Puskesmas, langsung disuntik. Stok vaksin kita banyak tersedia jadi kondisinya tidak seperti dulu yang kita kekurangan jatah vaksin," kata Ade. 

Berbagai cara dilakukan oleh Pemkab Deliserdang untuk mencapai target 70 persen masyarakat yang divaksin dan dulakukan dalam rangka pencegahan dan terbentuknya kekebalan komunitas atau hard immunity. 

Menurutnya, kecamatan yang paling rendah realisasi vaksinasinya adalah Percut Seituan. 

Sebagai strategi untuk mengejar waktu yang semakin sempit hingga akhir tahun setiap masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan Pemkab Deliserdang wajib terlebih dahulu vaksin. 

Camat Percut Seituan Ismail sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 440/3438/PST tentang aturan tersebut. Sesuai isi dari edaran tersebut ditegaskan setiap masyarakat yang akan menerima atau meminta pelayanan di Kantor Kecamatan maupun Desa/Kelurahan wajib menunjukkan bukti tanda vaksin minimal untuk vaksin pertama. Apabila memang tidak dapat divaksin harus dapat menunjukkan surat keterangan dokter. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved