News Video

Dua Kepala Lingkungan di Titi Kuning Jadi Korban Penganiayaan, Abdul Hafiz: Saya Dihantam Pakai Batu

Satu diantara korban, Abdul Hafiz yang ditemui Tribun Medan di kediamannya mengatakan bahwa awalnya ia mendapat telpon dari rekannya sesama kepling

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: heryanto

Dua Kepala Lingkungan di Titi Kuning Jadi Korban Penganiayaan, Abdul Hafiz: Saya Dihantam Pakai Batu

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-Dua Kepala Lingkungan di Kelurahan Titikuning, Kecamatan Medan Johor menjadi korban penganiayaan oleh seorang pemuda.

Adapun identitas kedua korban yakni Abdul Hafiz (51) dan Yusriandi Azlimansyah (40), yang merupakan Kepling II dan Kepling V, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor.

Keduanya menjadi korban pemukulan saat Yusriandri melarang seorang pemuda pencari barang bekas (botot) menyampaikan sampah ke jalan.

Pemuda yang diketahui bernama Muhammad Daud (28) warga Jalan Brigjen Zein Hamid, tidak terima dengan teguran Kepling sehingga terjadi cekcok dan pemukulan.

Satu diantara korban, Abdul Hafiz yang ditemui Tribun Medan di kediamannya mengatakan bahwa awalnya ia mendapat telpon dari rekannya sesama kepling bahwa ada keributan.

"Saya dapat telpon ada ribut. Jadi saya kembali dari patroli kemudian ke lokasi. Di lokasi pelaku itu udah cekcok, jadi saya mencoba memisah, namun pelaku membabi-buta hingga mengambil batu dan menghantami kami dengan batu yang dipegangnya," katanya, Jumat (10/12/2021).

Masih dikatakan Hafiz, bahwa dirinya bersama Kepling lain menjalani program Wali Kota Medan tentang sampah.

"Kami memang sekarang berkeliling menjaga adanya warga membuang sampah sembarang. Nah ini salah satu program bapak walikota Medan. Jadi ketika anak itu buang sampah ditegur, namun ia tidak terima dan cekcok," jelasnya.

Pascakejadian, Hafiz mengalami sesak nafas dikarenakan batu menghantam ulu hatinya.

"Saya sudah mendapat perawatan. Kalau laporan sudah dibuat tadi. Ini aja baru pulang," ucapnya.

Dalam kejadian ini, dirinya berharap agar masyarakat lebih peduli dengan lingkungan.

"Ya kita mengimbau masyarakat lebih peduli. Terutama soal sampah. Dan setelah kejadian ini, agar ke depannya lebih sadar dan tidak terulang lagi," kata Abdul Hafiz.

Sementara itu, pascakejadian, pelaku diamankan Polsek Delitua karena melakukan penganiayaan terhadap dua orang kepala lingkungan (Kepling) di Jalan Brigjen Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning Kecamatan Medan Johor, Kamis (9/12/21) malam lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved