Breaking News:

Dapur dan Menu Makan Napi di Rutan Kelas I Medan, Masak Ribuan Porsi Setiap Hari

Kepada petugas yang mengatur porsi makan, Theo meminta agar porsi makan para WBP yang baru divaksin diperbanyak.

TRIBUN MEDAN/GITA
Suasana dapur Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tanjung Gusta Medan yang belamat di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kecamata Medan Helvetia ini, setiap harinya puluhan WBP dan petugas dapur bergotong royong menyiapkan makan pagi, siang dan malam untuk 4607 orang Napi atau tahanan.   

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Memenuhi kebutuhan makan ribuan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) (Napi/tahanan) setiap harinya bukanlah hal yang mudah. 

Di dapur Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tanjung Gusta Medan yang belamat di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Kecamata Medan Helvetia ini, setiap harinya puluhan WBP dan petugas dapur bergotong royong menyiapkan makan pagi, siang dan malam untuk 4607 orang Napi atau tahanan.  

Baca juga: 27 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Petugas Gabungan di Kota Medan

Tidak hanya makan, petugas juga memasak bubur kacang hijau sebagai tambahan untuk para WBP.

Kepala Rumah Tahanan (Karutan) Kelas 1 Tanjung Gusta Medan, Theo Andrianus Purba mengajak tribunmedan.com melihat suasana dapur Rutan lebih dekat, guna menghapus presepsi yang berkembang bahwa makanan WBP tidak layak atau tidak higenis.

"Jangan dibilang dapur kita gak higienis, sangat higienis. Dan lagi dapur kita tidak ada hentinya. Bekerja 24 jam, yang masak di sini sudah diatur jadwal piketnya agar bergantian, sehingga dibersihkan juga setiap hari," katanya kepada tribunmedan.com, Sabtu (11/12/2021)

Saat sampai di lokasi, nampak puluhan petugas dan warga binaan tengah memasak makan malam dengan menu daging rendang, bubur kacang hijau dilengkapi sayuran, dan tambahan lauk tahu dan tempe.

"Makanya kadang-kadang mohon maaf, ada yang sulit makan akhirnya masuk penjara mana ada diluar sana makan (gratis) tiga hari sekali ditambah bubur," kata Theo.

Pantauan www.tribunmedan.com, saat bekerja sejumlah petugas dan WBP nampak menggunakan penutup kepala, masker, dan dibagi menjadi beberapa kelompok.

Baca juga: 27 Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia Petugas Gabungan di Kota Medan

Ada yang memasak nasi, memotong sayur, penjaga kebersihan dapur hingga pengatur porsi makan.

Kepada petugas yang mengatur porsi makan, Theo meminta agar porsi makan para WBP yang baru divaksin diperbanyak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved