Breaking News:

MIRIS, Anak SMP Kelas 3 Di Deli Serdang Dicabuli Tetangganya dengan Ancaman Ortunya Disantet

Korban mengaku sejak Januari 2021 sudah dicabuli oleh pelaku dan ketahuan September 2021 karena telah mengandung dan mau melahirkan.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/IST
Pencabulan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) mengungkapkan cerita awal anak dicabuli tetangganya yang pada Jumat (10/12/2021) lalu diduga ditanyai Pekerja Sosial Dinas Sosial Deli Serdang dengan cara tak humanis.

Chairul, pendamping hukum korban yang juga staf YPI menceritakan awal mula kejadian yang dialami korban bernama samaran Bunga, warga Klambir, Deli Serdang, kepada Tribun Medan, Minggu (12/12/2021).

"Jadi korban dicabuli oleh ARS yang merupakan tetangganya sendiri. Korban kini masih duduk di kelas 3 SMP di Deli Serdang," kata Chairul.

Dia mengatakan YPI mendampingi korban pada bulan September 2021.

Korban mengaku sejak Januari 2021 sudah dicabuli oleh pelaku dan ketahuan September 2021 karena telah mengandung dan mau melahirkan.

Korban mengakui dicabuli sebanyak 3 kali dan di bawah ancaman.

Misalnya orangtua korban akan disantet bila mengadu.

ARS melancarkan aksinya pertama dengan cara menjemput korban dari sekolah. Kala itu, ARS mengaku disuruh oleh orangtua korban.

Rupanya, korban dibawa ke hotel dan langsung dicabuli oleh ARS.

"Motifnya seperti itu terus sebanyak tiga kali. Nah, korban baru diketahui dicabuli karena positif saat dites kehamilan. ," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved