Breaking News:

News Video

2 Sopir Angkot di Medan Panik Terjaring Razia, Ternyata Urinenya Positif Habis Nyabu di Belawan

"Biasanya langsung kita kasih Rp 30 ribu lalu kasirnya yang langsung ngasih. Itu belum lengkap dengan alat. Makanya alat dibuat sendiri," ujar Remon.

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sejumlah sopir angkot terjaring razia dan kedapatan positif narkoba melalui tes urine diamankan Dinas Perhubungan dan Satlantas Polrestabes wa Medan saat melintas di depan Taman Makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja, Senin (13/12/2021).

Amatan Tribun Medan, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny Siregar menayakan beberapa hal kepada dua sopir yang positif narkoba.

Sopir yang ditanyai menjelaskan bahwa biasanya menggunakan sabu ramai - ramai bersama sopir lainnya. Dikatakan para sopir mereka memakai sabu tidak di pangkalan melainkan di suatu tempat bernama Kampung Kurnia, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan.

"Kayak rumah - rumah begitu di Jalan Simpang Canang," ujar salah satu sopir berbaju merah bernama Remon. Sementara sopir satu lagi bernama Halomoan.

Sopir itu mengaku tidak mengetahui siapa pemilik lokasi yang biasa dijadikan tempat nyabu tersebut. Hanya saja di lokasi itu tersedia paket mulai Rp 5 ribu sampai Rp 50 ribu.

"Biasanya langsung kita kasih Rp 30 ribu lalu kasirnya yang langsung ngasih. Itu belum lengkap dengan alat. Makanya alat dibuat sendiri," ujar Remon.

Diungkapkan paket Rp 30 ribu bisanya bisa dipakai untuk tiga orang. Sopir tersebut tidak mengaku sangat saat menyabu langsung merasa fly.

Remon menjelaskan menggunakan Narkotika agar tidak merasa ngantuk sehingga dapat bekerja untuk menarik angkot.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Perhubungan Kota Medan menggelar razia sopir angkot di depan makam Pahlawan, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (13/12/2021).

Kadishub Kota Medan, Iswar menjelaskan giat ini dilajukan juga di depan Carrefour, Jalan Gatot Subroto.

"Jadi hari ini ada dua titik," ucapnya.

Ada pun bila nanti ada sopir yang positif narkoba maka akan langsung diarahkan ke BNN untuk rehabilitasi.

Sementara itu, giat razia ini dikatakannya akan dilakukan rutin ke depan untuk di bulan ini.

Sampai saat ini, petugas masih melakukan giat. Terlihat ada beberapa sopir angkot yang ditilang karena penumpangnya langsung diturunkan.

Terkait dengan pemeriksaan urine, sampai kini, ada dua sopir dinyatakan positif narkoba yang melintas di depan Makam Pahlawan.

(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved