Breaking News:

News Video

Korlantas Polri Buka Suara Terkait Ramai Video Perbandingan Ujian Praktik SIM C Indonesia vs Taiwan

Belakangan ini video yang menampilkan perbandingan ujian praktik SIM C di Indonesia dengan negara Taiwan, viral di media sosial.

Editor: Bobby Silalahi

Hal ini lantaran sangat terkait dengan karakter dasar yang terbangun oleh keluarga, lembaga pendidikan, lembaga agama, dan lingkungan sosial.


TRIBUN-MEDAN.COM
- Belakangan ini video yang menampilkan perbandingan ujian praktik SIM C di Indonesia dengan negara Taiwan, viral di media sosial.

Banyak orang menilai, rute yang dilewati untuk ujian praktik SIM C di Indonesia lebih rumit dibanding di Taiwan.

Terkait hal itu, Korlantas Polri pun akhirnya buka suara.

Kasubdit STNK Korlantas Polri Kombes Pol Taslim Chairuddin mengatakan, SIM bukanlah sekedar izin yang dibutuhkan pengendara saat di jalan raya.

Melainkan juga sebagai penghargaan yang diberikan negara kepada warganya atas kompetensi yang dimiliki dalam mengemudikan kendaraan.

Hal ini karena ketika di jalan raya, pengemudi bisa menjumpai hal-hal tak terduga sekalipun.

Seperti kondisi jalan yang tidak memadai serta aktivitas pengendara lain di jalanan.

Sehingga untuk menghindari bahaya yang kemungkinan terjadi, maka pengemudi kendaraan haruslah kompeten.

Selain itu, adanya SIM juga untuk mengukur tingkat kemahiran pengendara roda dua dalam mengatur keseimbangan.

“Tujuannya adalah untuk mengukur tingkat kemahiran pengemudi roda dua dalam mengatur keseimbangan tubuh ketika mengemudikan kendaraan di jalan,” ujar Taslim, dikutip dari NTMC Polri (13/12/2021).

Lebih lanjut, kompetensi ketika berkendara menurut Taslim bukanlah hal sederhana.

Setidaknya dibutuhkan tiga elemen ketika berkendara, yakni meliputi pengetahuan, keterampilan, dan perilaku.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved