Breaking News:

Halumarket di Dominico Garden Jual Barang Preloved para Influencer

Bisnis thrift shop atau penjualan barang-baang bekas semakin menjamur di Indonesia khususnya Kota Medan. 

TRIBUN MEDAN/ANGEL AGINTA SEMBIRING
Pengunjung Halumarket di Dominico Garden, Jalan Sei Besitang No.9, Sei Sikambing D, Kota Medan, Kamis (16/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bisnis thrift shop atau penjualan barang-baang bekas semakin menjamur di Indonesia khususnya Kota Medan. 

Thrift shop banyak diminati anak muda karena menjual pakaian bekas bermerk dengan harga miring.  

Melihat peluang itu, ketiga anak muda dari Kota Medan yaitu Karina Kristi, Steven Andre Wirawan, Vinson Kowandi hadir menggelar Halumarket dengan tema ecogreen. 

Karina Kristi mengatakan, Halumarket merupakan event pertama yang dihadirkan untuk menghidupkan kembali mimpi anak muda untuk berkarya. 

"Arti Halu itu berawal dari kehaluan kami bertiga untuk kembali membuat event setelah sekian lama. Ini tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan, " ujar Karina, Kamis (16/12/2021). 

Halumarket diramaikan oleh sepuluh vendor dan 27 brand dan digelar di Dominico Garden, Jalan Sei Besitang No.9, Sei Sikambing D, Kota Medan. 

Halumarket diselenggarakan pada akhir pekan, mulai Jumat (17/12/2021) sampai Minggu (19/12/2021) dan akan dilanjutkan kembali pada Jumat (24/12/2021) sampai Minggu (26/12/2021). 

Saat memasuki area Dominico, pengunjung langsung dapat melihat dan membeli barang preloved dari para influencer Kota Medan yang dijual dengan harga mulai Rp 30 ribu antara lain Delvanni, Angellyne Chanlie, dan Janice Hou. 

Dan thrift lainnya juga dapat ditemukan melalui berbagai vendor dan brand dari Unknwn Thrift, Lhprojects Bransec, Hanger Brown, Fusco Market, Hampers Negara, Tongek x Moza, Hawai.Id, Herstuff Kabest Hallo Thrift, Ougle Vintage Babe, The Luxee Mpb, Trashyclassy, Brew Second Stardok Store, Influencer Preloved dan lokal brand lainnya. 

Event Halumarket ini disponsosi oleh Universitas IBBI. 

Pemilik Dominico Garden, Indra Halim, yang juga founder Kuliner Medan mengatakan event ecogreen yang dihadirkan anak muda Kota Medan ini merupakan contoh yang baik untuk diikuti oleh para penggerak event lainnya. 

"Ini merupakan kolaborasi kita untuk saling mendukung agar kedepannya UMKM dan Thriftshop tetap bisa saling mendukung, " tutur Indra. 

Gerakan pertama ecogreen ini juga menghadirkan sebuah tempat Indonesian Box untuk masyarakat yang ingin mendonasikan pakaiannya yang layak untuk dipakai. 

Seluruh hasil penjualan dari box akan disalurkan ke Medan Animal Rescue, Wahana Panti Titip Anak Dairi, Yayasan Harapan Jaya dan apabila ada pakaian yang bisa diberdayakan kembali (upcycling) juga bisa melalui Unknwn Thrift. (cr9/Tribun-Medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved