Breaking News:

Dugaan Korupsi Pengadaan CCTV

Kepala Inspektorat Binjai Jadi Plt Kadishub, Pejabatnya Dipenjarakan Jaksa Jelang Pensiun

Kadishub Kota Binjai, Syahrial dalam waktu dekat akan dicopot. Sekarang Kepala Inspektorat jadi Plt Kadishub Kota Binjai

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/DEDY
SUASANA gedung Kantor Pemko Binjai, Jalan Jendral Sudirman, Binjai. 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI- Kepala Inspektorat Kota Binjai, Eka resmi ditunjuk sebagai Plt Kadishub Kota Binjai.

Eka akan menggantikan posisi Syahrial.

Sebab sebelumnya, Syahrial yang menjabat sebagai Kadishub Binjai dipenjarakan jaksa Kejari Binjai jelang pensiun, lantaran terlibat dugaan korupsi pengadaan CCTV

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Binjai, Irwansyah Nasuiton mengatakan, pihaknya tengah mempersiapkan berkas yang dibutuhkan dalam penunjukan Plt Kadishub ini.

Begitu juga dengan pencopotan Syahrial sebagai Kadishub Binjai. 

Baca juga: Kadishub Binjai yang Sudah Mau Pensiun Bakal Dicopot, Sosok Penggantinya Menunggu Arahan Wali Kota

"Jadi sekarang sudah ada pejabat yang mengisi jabatan tersebut (Kadishub). Pak Eka yang ditunjuk," kata Irwansyah, Jumat (17/12/2021). 

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tengah mempersiapkan seluruh berkas, guna menonaktifkan Kepala Dinas Perhubungan Syahrial dari jabatan.

Selain itu, pihaknya juga tengah menyiapkan sanksi yang akan dikenakan kepada Syahrial.

Bila nantinya, setelah persidangan terbukti ikut menyelewengkan uang negara.

Baca juga: Hasil Sidak Petugas 3 Sopir di Medan Positif Narkoba di Dua Titik, Kadishub Target 5000 Diperiksa

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Kota Binjai tetapkan dua tersangka baru dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan CCTV tahun anggaran 2019.

Adapaun identitas tersangka, yakni Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai Syahrial dan Direktur CV Tunas Asli Mulia CSA.

Penetapan tersangka ini dilakukan, setalah Penyidik Kejari Binjai menemukan adanya kerugian terhadap pengerjaan proyek pada Dinas Perhubungan.

Berdasarkan nilai yang telah dihitung, kerugian negara mencapai Rp 388 juta lebih, dari total anggaran Rp 700 juta lebih.

Dalam panggilan kedua, Direktur CV Tunas Asli Mulia CSA, mangkir.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved