Breaking News:

Sejak Ada Agen BRILink, Warga Sibagindar Tak Perlu Pergi Jauh ke Kota untuk Transaksi

Warga desa yang terletak di perbatasan Sumut-Aceh ini sebelumnya harus menempuh perjalanan dua sampai tiga jam untuk sampai ke pusat kota.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Gumanti Bancin telah menjadi agen BRILink di Pakpak Bharat sejak tahun 2018. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Setelah Gumanti Bancin menjadi agen BRILink, kini masyarakat di Kecamatan Sibagindar, Kabupaten Phakpak Barat ini tak perlu lagi harus menempuh perjalanan jauh menerobos hutan ke kota untuk bertransaksi.

Warga desa yang terletak di perbatasan Sumut-Aceh ini sebelumnya harus menempuh perjalanan dua sampai tiga jam untuk sampai ke pusat kota.

"Masyarakat desa disini senang sekali dengan adanya BRILink karena mereka enggak perlu lagi jauh-jauh pergi ke kota. Kami ini sangat membutuhkan di kecamatan ini karena disini akses keluar mau menitipkannya susah. Jarak tempuhnya itu sekitar 40 km sekitar dua jam paling cepat, di tengah hutan itu yang kita lewati tidak ada jaringan," ungkap Gumanti kepada Tribun Medan, Jumat (17/12/2021).

Menjadi agen BRILink sejak tahun 2018, tiap harinya selalu ada saja masyarakat yang melakukan transaksi baik untuk tarik tunai maupun transfer kepada Gumanti.

Diceritakannya, dahulu warga desa setempat selalu melakukan sistem menitip uang kepada masyarakat yang hendak pergi ke kota dengan membayar upah transportasi. 

"Kalau dulu santai aja nitipkan uang ke pemuda-pemuda untuk tarikkan uang. Itulah dulu cara tarik uang masyarakat disini sebelum ada agen BRILink disini. Kadang disini ada jasa untuk tarik uang saja ke kota," ujarnya.

Gumanti mengakui pengetahuan masyarakat akan perbankan masih cukup minim. Sehingga secara tidak langsung, Gumanti juga turut memberikan literasi mengenai perbankan melalui transaksi agen BRILink.

"Saat ini masyarakat sudah paham dan sudah gampang untuk tarik tunai. Kalau dulu ada yang sempat bertanya keluar uangnya dari mana dari mesin EDC ini. Tentunya kita selalu beri edukasi kepada masyarakat hingga mudah untuk bertransaksi," tuturnya.

Gumanti juga berharap agar infrastruktur di desanya semakin baik setelah listrik dari PLN masuk dua tahun lalu. 

"Ya kita harap agar listrik juga semakin baik disini. Kendala kita disini itu dari listrik yang belum optimal sehingga kadang berpengaruh ke jaringan padahal agen BRILink ini begitu bermanfaat untuk masyarakat disini," pungkasnya. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved