Breaking News:

Kasat Lantas Polres Binjai Minta Pengendara Tidak Melintasi Jalur Alternatif Karo-Langkat

Meminta kepada pengendara untuk tidak melintasi jalur tersebut, lantaran Kota Binjai dan Kabupaten Langkat diguyur hujan selama dua hari.

Penulis: Satia | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/SATIA
Jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Karo dan Kabupaten Langkat terpantau sepi dari kendaraan bermotor, Rabu (27/10/2021). (TRIBUN-MEDAN.COM/SATIA). 

TRIBUN MEDAN.COM, BINJAI - Kasat Lantas Polres Kota Binjai AKP Djoko Lelono mengatakan, jalur lintas alternatif Karo - Langkat, sudah dapat dilintasi oleh pengendara, pascalongsor.

Akan tetapi, dirinya meminta kepada pengendara untuk tidak melintasi jalur tersebut, lantaran Kota Binjai dan Kabupaten Langkat diguyur hujan selama dua hari.

"Sudah dapat dilintasi, tapi kita minta jangan melintasi jalur tersebut, lantaran hujan terus turun," kata dia, melalui sambungan telepon genggam, Sabtu (18/12/2021).

Pria yang akrab disapa Joko ini mengatakan, kini seluruh material batu dan tanah yang longsor menimbun jalan sudah dibersihkan.

"Tanah dan ranting pohon sudah dievakuasi," ucapnya.

Saat ini, kata dia tidak banyak kendaraan yang melintasi jalur tersebut, hanya penduduk setempat saja.

"Kalau kendaraan tidak banyak yang melintasi jalur itu, hanya penduduk setempat saja," ungkapnya.

Akan tetapi, ia meminta kepada seluruh pengendara untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. Lantaran, bencana alam tidak dapat dipastikan kapan akan terjadi.

"Tetap wasapada dan berhati-hati selama berkendara saat musim hujan begini," ucapnya. 

Sebelumnya, bencana alam tanah longsor terjadi di jalan alternatif Langkat - Karo, tepatnya Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Rabu (15/12/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved