Tabrak Diri ke Kereta Api

Kepala Putus Terpisah dari Tubuh, Begini Kisah Tragis Pegawai Pabrik Rokok di Siantar

Pekerja pabrik rokok di Siantar ditemukan dalam kondisi kepala terpisah dari tubuh pada Jumat (17/12/2021) kemarin

Editor: Array A Argus
HO
Arisanda Kusuma, pegawai PT STTC ditemukan tewas di jalur kereta api Tebingtinggi - Siantar, tepatnya Nagori Pondok Genteng, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Jumat (17/12/2021) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIMALUNGUN- Arisanda Kusuma, pegawai PT Sumatera Tobacco Trading Company (STTC) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan, Jumat (18/12/2021) pagi.

Lelaki berusia 35 tahun itu ditemukan dalam kondisi kepala putus terpisah dari tubuh.

Menurut keterangan polisi, saat ditemukan dalam kondisi kepala putus terpisah dari tubuh, jenazah Arisanda Kusuma telungkup di atas beton perlintasan kereta api Tebingtinggi - Siantar, persisnya di Km 37+0/1 Petak Dolok Melangir - Siantar yang berada di Nagori Purba Sari, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Kronologis Kejadian

Menurut warga tak jauh dari lokasi kejadian, penemuan jenazah dengan kondisi kepala putus terpisah dari tubuh ini awalnya diketahui oleh petugas PT KAI.

Pagi itu, petugas PT KAI melakukan pengecekan jalur rel.

Saat melintas di lokasi, petugas melihat tubuh manusia tergeletak dalam posisi telungkup di atas beton yang dijadikan bantalan rel kereta.

Kemudian, di jalur kereta, ada sepotong kepala manusia.

Atas temuan itu, petugas PT KAI melapor pada petugas Polsek Serbelawan.

Polisi yang menerima informasi kemudian menyambangi lokasi, dan mendapati identitas korban bernama Arisanda Kusuma.

Lelaki tersebut ternyata pegawai pabrik rokok di Siantar.

Tinggalkan Motor Menuju Perlintasan Kereta

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved