Breaking News:

Banjir Hebat Melanda Madina

Tambang Emas Ilegal Ditengarai Pemicu Banjir Besar di Madina, 16 Kecamatan Tenggelam

Banjir besar melanda Kabupaten Mandailing Natal. Ada 16 kecamatan yang tenggelam akibat bencana banjir ini

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
HO
Banjir besar dan longsor melanda 16 kecamatan di Kabupaten Madina 

TRIBUN-MEDAN.COM,MADINA- Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara dilanda banjir hebat sejak dua hari terakhir.

Menurut informasi, banjir besar ini terjadi akibat luapan Sungai Batang Gadis.

Ada kabar, bahwa Sungai Batang Gadis meluap akibat beroperasinya tambang emas ilegal.

Meski kabar ini belum terkonfirmasi dari pejabat terkait, namun pengguna media sosial ramai menyoroti keberadaan tambang emas ilegal ini.

Baca juga: BASARNAS Medan Kesusahan Masuk Lokasi Banjir Madina, Ini Penyebabnya

Menurut sejumlah pengguna media sosial, penambangan emas ilegal di hulu Sungai Batang Gadis menyebabkan pendangkalan di hilir sungai.

Sebab, bekas kerukan sungai di hulu, terbawa air ke hilir dan menyebabkan pendangkalan akibat penumpukan sedimen sisa kerukan tambang.

Karena terjadi pendangkalan, air di sungai pun meluap dan merendam 16 kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Madina, M Syahnan Pasaribu mengatakan, curah hujan yang tinggi menyebabkan terjadinya banjir dan longsor.

Baca juga: BANJIR Madina Capai Ketinggian 4 Meter, Total 74 Desa Terendam Banjir

Saat ini, ada 74 desa di 16 kecamatan yang terdampak banjit. 

"Jadi, hujan itu sudah mulai dua hari ini. Tapi sekarang sebagian daerah sudah terbit matahari. Wilayah Pantai Barat masih mendung," katanya, Minggu (19/12/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved