Maling Handphone
Maling Handphone Minta Dikirimi Uang Rp 18 Juta, Korban Rugi Dua Kali
Maling handphone dua kali bikin korbannya merugi. Sebab, sang maling juga berhasil tipu keluarga korban hingga Rp 18 juta
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN -Desmon Kaban, warga Dusun Sapoterup, Desa Namorih, Kecamatan Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang rugi dua kali.
Pertama, Desmon kehilangan HP merk Oppo A16 miliknya ketika menjaga warung.
Belakangan, maling handphone tersebut malah minta dikirimi uang Rp 18 juta.
Maling dimaksud minta dikirimi uang Rp 18 juta pada kakak sepupu Desmon bernama Mawarni.
Karena Mawarni tidak tahu HP milik Desmon sudah dicuri, dia pun mengirimkan uang secara bertahap ke rekening atas nama Ismawati.
Baca juga: Penipuan Modus Nonton Film Spider-Man: No Way Home Marak, Berikut Ini Tips Terhindar Kejahatan Siber
Pertama, uang dikirim sebanyak Rp 3 juta.
Lalu, kedua dikirim lagi Rp 15 juta.
"Setelah dicuri HP saya itu, malingnya minta uang melalui messenger Facebook adek saya. Alasannya untuk keperluan," kata Putra Sembiring, kakak kandung Desmon, Senin (20/12/2021).
Karena merasa dirugikan berlipat-lipat, akhirnya mereka melaporkan kasus ini ke Polsek Pancurbatu dengan nomor Polisi LP/B/387/XII/2021/SPKT/Polsek Pancurbatu/Polrestabes Medan tertanggal 14 Desember 2021.
Mereka mencurigai maling tersebut merupakan warga yang sering berada di warung mereka.
Baca juga: BELUM Selesai Perkara Pencurian Uang, Oknum Polisi Polrestabes Medan Disidang Lagi Kasus Narkoba
Apalagi, ketika Desmon menelpon kakaknya Mawarni untuk uang memperbaiki rumah, pria yang dicurigai berada di lokasi.
Akibat peristiwa itu, korban mendesak Polsek Pancurbatu untuk segera menangkap pelaku.
Mereka khawatir, jika tidak ditangkap, akan ada korban lainnya yang mengatasnamakan Desmon meminta uang melalui akun Facebooknya.
"Ini sudah seminggu, masa belum ditangkap. Maunya ditangkap lah pemilik rekening, kan sudah ada nama dan nomor rekeningnya," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Pancurbatu, Kompol Dedy Dharma mengatakan akan mengecek laporan tersebut.
Ia pun akan segera memerintahkan jajarannya menangkap dan memenjarakan pelaku.
"Nanti saya cek ya," katanya.(cr25-tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/telepon-ilustrasi-tribun-medancom_20151216_152531.jpg)