Breaking News:

Penumpang KAI Masih Landai, Tiket Terjual Masih Di Bawah 30 Persen

calon penumpang sudah memesan tiket pada 24 Desember sebanyak 167 tiket, 25 Desember 56 tiket, 26 Desember 76 tiket, dan 27 Desember 53 tiket

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
Kartika / Tribun Medan
Penumpang saat mencetak tiket di Stasiun Kereta Api Medan jelang nataru, Senin (20/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), okupansi penumpang di wilayah PT KAI Divre I Sumut masih melandai. Vice President PT KAI Divre I SU, Yuskal Setiawan mengungkapkan jika secara umum tiket yang terjual masih di bawah 30 persen dan diprediksi akan terus bergerak karena penjualan masih berlangsung.

Memasuki masa Nataru, penjualan tiket kereta api saat ini mulai bergerak naik. Hal ini mulai terlihat per 17 Desember 2021, tiket yang terjual mencapai 3.407 tiket, tanggal 18 Desember sebanyak 3.192 tiket, dan tanggal 19 Desember sebanyak 4.133 tiket.

Sementara itu, berdasarkan data Senin (20/12), calon penumpang sudah memesan tiket pada 24 Desember sebanyak 167 tiket, 25 Desember 56 tiket, 26 Desember 76 tiket, dan 27 Desember 53 tiket.

"Memang ada kenaikan tapi tidak signifikan karena menjelang Desember ini sudah tipis-tipis di angka 3.000-an. Kalau target kami tidak ada karena ini kami jalankan untuk mengamodir masyarakat yang berpergian saat Nataru," ujar Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono.

Baca juga: Bobby Nasution Menyerahkan Santunan Kepada Keluarga Korban Lakalantas Kereta Api 

Sementara itu, Mahendro juga mengatakan jika dibandingkan dengan tahun 2020 lalu, ia memprediksi tidak ada kenaikan yang berarti. "Kalau potensi lebih tinggi tidak ada karena jumlah kereta sama karena masih ada aturan maksimal 70 persen. Kalau khusus untuk nataru saya rasa tidak akan lebih tinggi, masih tinggi lah. Paling kalau kita lihat dari kinerja Divre, okupansi terbantu di luar dari momen Nataru," tuturnya.

Untuk kereta antarkota, Mahendro mengatakan jika KA Sri Bilah Rute Medan - Rantauprapat dengan okupansi mencapai 90 persen. "Kalau antarkota itu Medan-Rantauprapat menggunakan KA Sribilah. Nah, kelas eksekutifnya ini habis yang okupansinya lebih dari 90 persen. Kita melihat bahwa masyarakat lebih suka pakai eksekutif untuk jarak jauh," kata Mahendro.

Lebih lanjut Yuskal mengatakan, selama masa Nataru yang berlangsung mulai 17 Desember 2021 - 4 Januari 2022, PT KAI Divre I SU akan mengoperasikan 32 perjalanan KA dengan rincian delapan  perjalanan KA Antar Kota dan 24 perjalanan KA Lokal.

Sementara itu, Mahendro menjelaskan jika ada beberapa persyaratan yang diterapkan PT KAI Divre I Sumut.

"Untuk perjalanan antarkota, penumpang di atas 12 tahun wajib vaksin dosis kedua kemudian sertakan hasil negatif PCR atau Antigen. Kalau di bawah 12 tahun persyaratannya itu harus PCR 3x24 jam," ujar Mahendro.

Lanjutnya, bagi para penumpang lokal untuk wilayah Medan-Binjai, para penumpang cukup menunjukkan syarat vaksin dosis pertama.(cr13)

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved