Breaking News:

Tantang Jenderal Dudung, Bahar bin Smith Dilaporkan Ke Polisi, Akankah Kembali Mendekam di Penjara?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, laporan pertama diterima pada 7 Desember 2021. Bahar dilaporkan bersama Eggi Sudjana.

HO / Tribun Medan
Kolase Foto Jenderal Dudung dan Bahar 

TRIBUN-MEDAN.com - Polda Metro Jaya menyebutkan, ada dua laporan terhadap Bahar bin Smith yang diterima kepolisian dalam kurun waktu dua pekan terakhir.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menjelaskan, laporan pertama diterima pada 7 Desember 2021. Bahar dilaporkan bersama Eggi Sudjana atas dugaan penyampaian ujaran kebencian.

Sementara pada laporan yang diterima pada 17 Desember 2021, hanya nama Bahar yang dilaporkan atas dugaan kasus ujaran kebencian.

"Pada 7 Desember itu yang dilaporkan dua orang, Eggi Sudjana dan Bahar bin Smith, dan 17 Desember yang dilaporkan Bahar bin Smith," ujar Zulpan kepada wartawan, Senin (20/12/2021).

"Pelaporan terkait dengan terkait hal ujaran kebenjian dan sifat menimbulkan permusuhan dan SARA," sambungnya.

Menurut Zulpan, Eggi dan Bahar dilaporkan ke polisi karena diduga telah menyampaikan ujaran kebencian secara daring melalui media sosial.

Pelapor juga melampirkan bukti pernyataan terlapor di media sosial yang mengandung unsur ujaran kebencian.

"Pelapor membawa bukti otentik terkait penyampaikan di media sosial dengan kalimat-kalimat yang bisa menimbulkan permusuhan, ujaran kebencian, dan SARA," ungkap Zulpan.

Kendati demikian, Zulpan enggan menjelaskan lebih terperinci dua laporan ujaran kebencian yang diterima oleh Polda Metro Jaya itu.

Dalam laporan tersebut, Bahar bin Smith dan Eggy Sudjana dituduh telah melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45A UU ITE dan atau Pasal 14, 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved