Breaking News:

Kepala Desa Batahan III Sebut Banjir Kali Ini Terparah Sejak 2007

Setidaknya 16 dari 23 Kecamatan di Madina terendam banjir sejak Jumat (17/12/2021) kemarin.  

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Liston Damanik
Dokumentasi Rizky Rendi Septian
Banjir di Kecamatan Batahan III, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandiling Natal, Senin (20/12/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MADINA - Banjir di Kabupaten Mandailingnatal berangsur surut. Namun banjir yang terjadi sejak empat hari lalu ini masih merendam sebagian rumah dan fasilitas pemerintah desa.

Setidaknya 16 dari 23 Kecamatan di Madina terendam banjir sejak Jumat (17/12/2021) kemarin.  

Banjir telah  memasuki ribuan rumah rumah penduduk  di 74 desa. Sebagian warga terpaksa mengungsi karena air merendam hingga setinggi 4 meter.

Rizky Rendi Septian, Kepala Desa Batahan III, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailingnatal mengatakan, banjir meredam 108 rumah warga di desa tempat dia tinggal.

"Di sini ada 120 KK dan 108 KK rumahnya tenggelam banjir sejak hari Sabtu dan Minggu kemarin." ujar Rizky, Selasa (21/12/2021)

Warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi seperti Mesjid dan rumah keluarga.

"Tidak ada posko didirikan disini. Warga mengungsi ke masjid terdekat dan rumah saudaranya yang lebih aman," tuturnya.

Saat ini kata Rizky, banjir sudah berangsur surut. Jalan menuju desa pun telah dapat dilalui. Listrik yang padam sejak 3 hari sudah mulai menyala sebagian. 

Warga pun telah kembali ke rumah masing masing untuk membersikan lumpur yang terbawa banjir ke dalam rumah.

"Alhamdulillah, setelah tiga hari tidak bisa berpergian karena banjir masih tinggi sekarang akses jalan sudah dapat dilalui. Warga juga sudah kembali ke rumah dan sudah bersih bersih rumah" ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved