Breaking News:

Tol Binjai-Stabat Belum Dapat Dilewati pada Libur Natal dan Tahun Baru

Saat ini, pengerjaan mencapai 40 persen lebih sehingga masyarakat belum dapat melintasi jalan tol Binjai-Stabat.

Penulis: Satia | Editor: Liston Damanik
Jalan Tol Trans Sumatera 

TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Hutama Karya (HK) selaku pelaksana pembangunan jalan Tol Binjai-Aceh, memastikan jalan tol yang merupakan bagian dari tol Trans Sumatra itu belum dapat dipakai pada akhir tahun ini. 

Saat ini, pengerjaan mencapai 40 persen lebih sehingga masyarakat belum dapat melintasi jalan tol Binjai-Stabat.

 "Jalan tol Binjai-Stabat belum dapat dilintasi jelang Natal dan Tahun Baru," kata Pimpinan Proyek Tol Binjai-Langsa Hestu Budi Husodo, melalui sambungan telepon genggam, Selasa (21/12/2021).

Ia mengatakan, untuk saat ini pengerjaan tengah dikebut, agar masyarakat dapat melintasi jalur tersebut.

"Kami kejar terus pengerjaan agar dapat segera dilintasi masyarakat," ucapnya. 

Hestu mengatakan, setelah selesai pengerjaan fisik, pihaknya akan melakukan uji kelayakaan jalan tol. Perihal ini dilakukan, agar jalan tersebut dapat benar-benar dilintasi kendaraan.

 "Setelah selesai ini, kami akan lakukan uji kelayakan dulu, baru nantinya akan bisa dilintasi kendaraan," ucapnya.

 Ia berharap, jalan tersebut dapat segera selesai, agar masyarakat dapat melintasinya. 

Dirinya menambahkan, pembangunan Tol Binjai-Pangkalanbrandan akan menghemat waktu perjalanan dan mampu membuka sektor industri baru di beberapa wilayah.

"Tentunya kalau arus lalu lintas lancar, industri tak lagi hanya terpusat di Medan. Pengusaha akan berani membuka pabrik di Pangkalanbrandan," katanya. 

Adapun rincian Trans Sumatera tersebut tol Binjai-Stabat 12,3 km, Stabat-Tanjungpura 26,2 km, Tanjungpura-Pangkalanbrandan 18,9 km, Pangkalanbrandan-Kualasimpang 44,2 km, dan Kualasimpang-Langsa 29 km. (wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved