Breaking News:

Wakil Bupati Langkat Buka Pelatihan Gula Nipah, 13 Kecamatan Potensial Dikembangkan

Wakil Bupati Langkat Syah Afandin membuka pelatihan pembuatan gula nipah di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
BUKA PELATIHAN: Wakil Bupati Langkat Syah Afandin membuka pelatihan pembuatan gula nipah di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.  

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT - Wakil Bupati Langkat Syah Afandin membuka pelatihan pembuatan gula nipah di Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat

Acara tersebut diselenggarakan Yayasan Konservasi Pesisir Indonesia (YAKOPI)

"Atas nama pribadi dan Pemkab Langkat, saya ucapan terimakasih dan apresiasi. Selamat sukses atas pelaksanaan kegiatan ini," ujarnya. 

Ia berharap pelatihan tersebut bisa digelar di semua wilayah Kabupaten Langkat. Sebab, potensi Nipah di Langkat sangat besar.

"Terlihat dari 13 kecamatan dari 23 kecamatan yang ada di Langkat, letaknya di pesisir," katanya. 

Lebih lanjut, ia mendoakan kegiatan tersebut bisa memberikan alternatif penambahan pendapatan bagi masyarakat agar segera terealisasikan.  

"Proses kegiatan gula nipah saya harapkan  akan mampu menjadi tambahan penghasilan masyarakat. Sehingga dapat menguatkan kebersamaan untuk memberikan partisipasi positif bagi pembangunan daerah khususnya masyarakat yang ada di pesisir," ujarnya. 

Potensi Langkat Sangat Besar

Direktur YAKOPI Eling Tuhono menyatakan, pelatihan diikuti perwakilan lima desa binaan mereka. Di antaranya Desa Pasar Rawa, Desa Dorang, Desa Teluk Meku, Desa Kwala Gebang dan Kwala Serapuh.

Jumlah peserta sebanyak 30 orang dan instruktur/pelatih dari kegiatan ini adalah Dedi dari kaya COCO Tangerang Banten.

COCO juga sebagai distributor produksi gula nipah yang dihasilkan oleh masyarakat. 

"Kami juga berharap kedepan akan lebih banyak lagi desa binaan yang mampu memproduksi gula nipah sehingga tema acara kita hari ini terwujud," katanya.  

Eling menjelaskan YAKOPI sebagai sebuah NGO yang fokus melaksanakan konferensi di daerah pesisir telah melakukan kegiatan bersama masyarakat desa melalui kegiatan restorasi hutan mangrove.

Selanjutnya dilaksanakan  penandatanganan kesepakatan (MoU) antara Pemkab Langkat dengan YAKOPI, tentang pelaksanaan restorasi ekosistem pesisir dan pemberdayaan masyarakat Pesisir di Kabupaten Langkat.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved