Breaking News:

News Video

Oknum Tak Dikenal Kerap Rusuhi Razia Angkutan Umum di Medan, Ini Penjelasan Kadishub Medan

Menurut Iswar, pertanyaan mengenai surat perintah tersebut tidak perlu ia jawab secara gamblang, pasalnya razia ini memang resmi dilakukan oleh

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: heryanto

Oknum Tak Dikenal Kerap Rusuhi Razia Angkutan Umum di Medan, Ini Penjelasan Kadishub Medan

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Razia angkutan umum yang mulai rutin digelar di Medan mendapatkan gangguan dari oknum yang tak dikenal.

Kerusuhan ini terekam dalam sebuah video yang beredar di sosial media saat personel Dinas Perhubungan dan petugas gabungan melakukan razia sopir angkutan umum yang tidak mengikuti aturan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis mengaku oknum yang mengaku sebagai anggota LSM ini memang kerap mengganggu proses razia.

"Di tengah razia ada oknum yang tidak dikenal mengganggu. Ini sebenarnya oknum ini datangnya bukan cuma tadi, tapi hampir setiap saat datang menanyakan bahwa seolah-olah kita itu tidak pakai surat perintah," ujar Iswar, Rabu (22/12/2021).

Menurut Iswar, pertanyaan mengenai surat perintah tersebut tidak perlu ia jawab secara gamblang, pasalnya razia ini memang resmi dilakukan oleh petugas gabungan untuk keselamatan penumpang angkutan umum di jalan.

"Nah rasanya tidak mungkin lah Dinas Perhubungan resmi dari pemerintah kota, kepolisian juga di situ ada dari TNI, BNN, tidak mungkin lah kami tidak pakai surat perintah," katanya.

Selain itu, Iswar menuturkan pihaknya ingin memastikan kesiapan pengendara angkutan umum baik dari segi administrasi maupun teknis.

"Yang kedua kami sebutkan tadi bahwa razia ini juga tidaklah serta merta untuk kepentingan siapapun, tetapi ini kepentingan kita bersama masyarakat Kota Medan. Kita ingin memastikan bahwa pelayanan angkutan Kota kita itu dilakukan oleh kendaraan yang memenuhi syarat administrasi maupun persyaratan teknis," tuturnya.

"Begitu juga kita berharap itu dikemudikan oleh orang-orang pengemudi yang sehat mental maupun fisiknya. Tidak ada hubungannya dengan obat-obatan terlarang," katanya.

Ia berharap masyarakat Kota Medan dapat kooperatif dan mendukung razia angkutan umum yang dilakukan oleh pemerintah dan instansi terkait.

"Karena tidak menutup kemungkinan seperti yang kami sampaikan tadi mungkin di salah satu angkot ini ada keluarga saya, keluarga kita semua. Ayo sama-sama kita menganggap bahwa seluruh angkutan kota ini yang menaiki adalah keluarga kita semua. Ayo sama-sama kita jaga ketertibannya," pungkasnya.

Beredar sebuah video di mana dua orang yang mengaku sebagai anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membuat keributan di lokasi operasi Razia gabungan sopir angkutan kota di Jalan Gajah Mada Medan, Rabu (22/12/2021).

Dalam video yang berdurasi 31 detik tersebut, pria yang menggunakan jaket ojek online warna kuning bersama rekannya tampak membawa kamera di dada dan kamera handphone di tangannya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved