Breaking News:

Hari Ibu

Pengusaha Fesyen Lusia Ananda Senang Jalani Peran Ibu dan Pebisnis

Pengusaha fesyen asal Pematangsiantar, Lusia Ananda, menikmati pernannya sebagai ibu dan pebisnis.

TRIBUN MEDAN/HO
Lusia Ananda (tengah) bersama rekan-rekannya saat berbelanja di Bangkok. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengusaha fesyen asal Pematangsiantar, Lusia Ananda, menikmati pernannya sebagai ibu dan pebisnis.

Lusia yang baru saja melahirkan anak ketiga pada 20 Desember lalu  terus semangat untuk menjalani bisnis fashion yang dikembangkannya, Luzieshop. 

Lusia telah membangun bisnisnya pada tahun 2014 dengan penjualan secara offline. 

"Awalnya, tinggal di Kota Medan. Lalu bertemu dengan jodoh dan pindah ke Siantar, karena tidak tahu mau ngapain jadi berpikir bisnis apa yang bisa dijalankan untuk menghasilkan," katanya, Rabu (22/12/2021).

Ia juga mengatakan, selain ingin mandiri secara finansial, Lusia juga selalu ingin dekat dengan anak-anaknya. 

Maka dengan membuka bisnisnya sendiri, Lusia dapat membagi waktunya dengan secara penuh untuk keluarga. 

Berbicara mengenai bisnis fashion yang dikelolanya, Lusia menceritakan dulunya Ia mulai mengambil barang-barang jualannya ke Bangkok, Thailand dan Hongkong. 

Ia tetap giat menjalankan bisnis ketika mengandung anaknya.  

"Waktu hamil anak kedua,  saya enggak tahu kalau sedang hamil sudah tiga bulan. Akhirnya ketika hamilnya sudah delapan bulan baru berhenti terbang ke Bangkok, " ujarnya. 

"Jadi kalau jualan itu jangan dibawa susah. Dalam kondisi hamil juga saya tetap senang, karena ketika pulang dari Bangkok bawa baju suami dan anak. Jadi saya happy, enggak ada susahnya, " tuturnya. 

Lusia mengatakan, menjadi ibu dan pebisnis perempuan merupakan peran yang paling bahagia. 

"Karena kita sebagai istri juga harus bisa mandiri secara finansial, kita bisa membantu suami alangkah baiknya, dan tentunya jangan menunggu susah dulu baru bekerja, " imbuh Lusia. 

Lanjutnya, karena mandiri itu harus diciptakan mulai hari ini, sehingga safe money untuk anak sudah ada untuk kedepannya. 

Di momen Hari Ibu, Lusia juga ingin menyampaikan pesan untuk Ibu. 

"Aku sudah yatim piatu, kalau boleh menyampaikan sesuatu kepada ibu, 'Bu, andai bisa ku peluk saat ini, aku mau kesempatan itu, karena tidak ada orang yang paling mustajab doanya untuk anaknya selain ibu. Tidak ada kasih sayang yang luar biasa dan tidak tergantikan ketulusannya' " tutup Lusia. (cr9/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved