Breaking News:

Kripto

Seorang Pria Keruk Gundukan Sampah Selama 8 Tahun Demi Hard Disk, Ternyata Berisi 7.500 Bitcoin

Seorang pemuda berwarga negara Wales, James Howell menggaji sejumlah orang dengan gaji jutaan dolar untuk mencari hard disk komputer di gundukan sampa

TRIBUN MEDAN/Rechtin
Para pemulung saat sedang mengumpulkan sampah di TPA Terjun, Kecamatan Medan Marelan. TPA Terjun jadi TPA satu-satunya yang menampung sampah dari seluruh wilayah di Kota Medan.  

TRIBUN-MEDAN.com - Seorang pemuda berwarga negara Wales, James Howell menggaji sejumlah orang dengan gaji jutaan dolar untuk mencari hard disk komputer di gundukan sampah. 

James sudah kehabisan akal untuk mencari hard disk komputernya yang dibuang pada tahun 2013. 

Selama 8 tahun, James, seorang diri mengeruk gundukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir

Ia berharap hard disk itu kembali ditemui, meskipun dalam keadaan rusak. 

Kegiatan ini sontak menimbulkan kehebohan di tengah-tengah masyarakat sekitar tempat pembuangan sampah. 

Namun hingga kini, hard disk itu belum juga ditemukan. 

Dilansir dari CNBC, sangking hebohnya pemburuan hard disk, terjadi kerusakan ekologis yang disebabkan oleh penggalian sampah yang terkubur, kurangnya izin untuk mencari sampah, dan ketidakpastian bahwa harddisk ada di sana.

Kejadian ini membuat dewan dui Wales angkat bicara dan tidak akan mengizinkan siapa pun untuk mencari di gundukan sampah tersebut.

Bitcoin berada di zona hijau
Bitcoin berada di zona hijau (Ist)

Setelah Bitcoin, Tesla Terima Pembayaran dengan Koin Doge, Elon Musk: Potensi Doge Tinggi

Dominan Kripto Alami Kemerosotan, Hanya Terra dan XRP yang Bertahan, Bagaimana Nasib Bitcoin?

James mengungkapkan bahwa hard disk komputer miliknya itu memuat memuat 7.500 bitcoin. 

Pencarian hard disk komputer bernilai US$350 juta atau sekitar Rp5,03 triliun di sebuah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah selama 8 tahun.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved