Breaking News:

Terdakwa Pemilik Narkoba Ngaku Ditodong Pistol Petugas BNNK Siantar Lantaran tak Mengaku

Terdakwa pemilik narkoba ngaku ditodong pistol oleh petugas BNNK Siantar lantaran tak mengakui sabu yang didapat di rumahnya

Editor: Array A Argus
HO
Sabar Frengki Siahaan, terdakwa pemilik narkoba ngaku ditodong senjata agar mengaku 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Sabar Frengki Siahaan, terdakwa pemilik sabu ngaku ditodong pistol petugas BNNK Siantar.

Hal itu disampaikan Sabar Frengki Siahaan saat diadili di PN Siantar.

Menurut Sabar Frengki Siahaan, awalnya dia tidak mengaku narkoba jenis sabu yang ditemukan di rumahnya.

Saat pemeriksaan, petugas BNNK Siantar langsung mengeluarkan pistol.

"Bukan punya saya pak hakim. Nanti saya hadirkan saksi. Saya juga mau sampaikan, pas di Kantor BNN, dia (petugas) bilang kalau saya tak mengaku punya barang, silakan pulang. Tapi anggota BNN keluarkan pistolnya," ujar Sabar, Rabu (22/12/2021) di persidangan.

Baca juga: Oknum Polisi yang Jualan Sabu di Siantar Segera Diadili

Saat rumah Sabar Frengki Siahaan digerebek, ditemukan sejumlah handphone.

Polisi curiga, handphone ini adalah milik pengguna narkoba yang melakukan barter sabu dengan terdakwa.

Disinggung mengenai banyaknya handphone di rumahnya, Sabar mengaku bahwa alat komunikasi itu adalah hasil gadaian warga kepadanya. n kepadanya.

"Tidak benar itu, Yang Mulia, saya saat ditangkap tidak ada barang bukti. Handphone yang ada pada saya itu milik orang yang digadaikan kepada saya," kata pria berusia 41 tahun ini.

Sementara itu, anggota BNNK Siantar masing-masing Gini Mangiring Pasaribu, Parningotan Purba, dan Herman Mahulae mengatakan sabu yang ditemukan saat penggerebekan adalah milik terdakwa Sabar Frengki Siahaan. 

Baca juga: Hakim Vonis Mati Raja dan Anak Buahnya yang Edarkan 52 Kg Sabu, Meher Palace Jadi Gudang Narkoba

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved