Breaking News:

Pisah Sambut

Hari Pertama Kapolresta Deliserdang yang Baru Menjabat, Wartawan Sudah Diusir

Sejumlah wartawan yang biasa melakukan peliputan di Polres Deliserdang diusir ketika serah terima jabatan berlangsung tanpa alasan yang jelas

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Pintu utama Polresta Deliserdang ditutup saat acara kegiatan pisah sambut Kapolresta Deliserdang yang baru, Kamis (23/12/2021). Tak jelas kenapa wartawan dilarang melakukan peliputan.(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR) 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG- AKBP Irsan Sinuhaji resmi menjabat sebagai Kapolresta Deliserdang, menggantikan Kombes Yemi Mandagi.

Sayangnya, di hari pertama menjabat sebagai Kapolresta Deliserdang, ada perlakuan kurang menyenangkan dari anak buah AKBP Irsan Sinuhaji.

Sejumlah wartawan yang biasa melakukan peliputan di Polresta Deliserdang, malah diusir saat serah terima jabatan berlangsung.

Tidak jelas alasan petugas, kenapa wartawan yang biasa melakukan peliputan di Polresta Deliserdang diusir.

Baca juga: 4 KAPOLRES Diganti, 28 Personel Polda Sumut Dipecat Karena Bikin Malu Institusi Polri

Padahal, banyak juga masyarakat umum yang dibiarkan masuk ke lokasi acara serah terima jabatan di aula terbuka Polresta Deliserdang.

"Kenapa tidak diperbolehkan masuk? Padahal kan ada juga masyarakat umum di dalam itu. Tapi kok alasannya acara internal," kata Hulman Situmorang, seorang jurnalis yang biasa melakukan peliputan di Polresta Deliserdang, Kamis (23/12/2021).

Mendapat protes dari sejumlah wartawan, Kasi Propam Polresta Deliserdang, Iptu Elkana mengatakan bahwa wartawan dilarang masuk atas perintah pimpinan.

Namun, Elkana tak menjelaskan pimpinan mana yang dia maksud. 

"Aduh, enggak boleh ke sini, minta tolong lah. Ini perintah pimpinan. Tolong lah, kami tugas," kata Elkana. 

Baca juga: Kasus Oknum Polisi Bekingi Rentenir Belum Menemukan Titik Terang, Ini Penjelasan dari Kuasa Hukum

Saat ditanya lebih lanjut, Elkana malah bilang nanti semua berita akan disiarkan oleh Humas. 

"Nanti sama Humas saja kalau berita-berita. Tolong lah," kata Elkana.

Sementara itu, Humas Polresta Deliserdang, Ipda Gabe J Napitupulu mengatakan bahwa semua wartawan memang dilarang masuk.  

"Orang Kominfo pun enggak diperbolehkan foto-foto. Nanti berita dari kami saja. Enggak usah berdebat," kata Gabe.

Di lokasi acara pisah sambut, tampak hadir sejumlah tokoh agama dan pejabat.

Turut hadir pula Wakil Bupati Deliserdang, M Ali Yusuf Siregar dan Ketua DPRD Deliserdang, Zakky Shahri.(dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved