Breaking News:

Malaysia Mengesahkan Hukuman Penjara Bagi Penyedia Situs Streaming Film Tanpa Izin

Malaysia menerapkan aturan baru dalam industri perfilman. Para penyedia jasa nonton film gratis bisa dikenakan hukuman pidana. 

Ist
Tangkapan layar situs streaming film Indo XXI yang sudah tutup 

TRIBUN-MEDAN.com - Malaysia menerapkan aturan baru dalam industri perfilman. Para penyedia jasa nonton film gratis bisa dikenakan hukuman pidana. 

Pembajakan film telah menjadi isu klasik.

Pada era serba internet saat ini, pengguna bisa dengan mudah mengakses film dan serial TV bajakan melalui aplikasi atau situs streaming ilegal.

Di Negeri Jiran, Pemerintah Malaysia baru-baru ini mengesahkan aturan untuk menindak keras penyedia layanan streaming film tidak resmi tersebut. 

Aturan berupa Undang-Undang ini diharapkan dapat mencegah beredarnya para penyedia akses konten bajakan.

Bila terbukti melanggar, penyedia layanan streaming ilegal bisa dijatuhi hukuman denda bahkan dipenjara hingga 20 tahun.

Dewan Rakyat Malaysia (seperti DPR di Indonesia) pekan ini mengesahkan perubahan (amandemen) terhadap Undang-Undang 332 (Act 332) yang mengatur soal Hak Cipta.

Ini Alasan Moonton Tunda Update Patch 1.6.42 Mobile Legends, Player Bisa Intip Bocoran Perubahannya

Ini Jadwal Rilis Final Fantasy VI Pixel Remaster di Mobile dan PC, Ada Bonus dan Fitur Eksklusif

Menteri Perdagangan Domestik dan Urusan Konsumen Malaysia, Alexander Nanta Linggi, mengatakan amandemen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelaku bisnis dan pemangku kepentingan di era maraknya praktik streaming ilegal seperti saat ini.

 

"Selain itu, amandemen dilakukan untuk memastikan UU Hak Cipta yang diberlakukan dapat memberikan perlindungan yang lebih efisien dan efektif sesuai dengan tuntuan saat ini," kata Alexander.

Kali ini, amandemen tahun 2021 ini menyertakan "Part VIAA tentang Streaming Technology" baru ke dalam Akta 332.

Hukuman penyedia streaming ilegal

Indo XXI
Tangkapan layar situs streaming film Indo XXI yang sudah tutup
Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved