SETELAH Rapat Bersama Presiden, Bupati Langkat Targetkan 70 Persen Vaksinasi Covid-19
Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin optimis vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Langkat bisa mencapai 70 persen sampai Desember 2021.
TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT - Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin optimis vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Langkat bisa mencapai 70 persen sampai Desember 2021.
Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti arahan Presiden RI Joko Widodo melalui daring, dari Rumdis Bupati Langkat, Stabat.
Ia mengatakan Kabupaten Langkat sudah melakukan berbagai upaya vaksinasi, bekerjasama dengan Polres Langkat, Dandim 0203/Langkat dan Forkopimda.
"Total cakupan vaksinasi Langkat dosis pertama 514.762 dosis atau 63,92 persen dan dosis kedua 217,720 dosis atau 28,28 persen," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo berbicara tentang varian Omicron Covid-19 yang masuk ke Indonesia. Varian ini lebih berbahaya dan penularannya lebih cepat tiga kali lipat.
Jokowi meminta kepala daerah untuk tidak lengah dengan mengoptimalkan vaksinasi dan penerapan Prokes. Sebelumnya dikabarkan omicron sudah masuk di 88 negara.
"Namun info terkini dari WHO, umicron sudah masuk dihampir semua negara, termasuk Indonesia," sebut Presiden pada arahannya melalui daring dari Istana Negara Jakarta.
Pengarahan Presiden diikuti kapolda, pangdam, gubernur, bupati serta walikota se-Indonesia. Dibuka dan dimoderasi Sekretaris Kabinet, Pramono Anung Wibowo.
Selanjutnya, Jokowi menyampaikan tiga pesan yang menjadi poin penting untuk dilaksanakan. Pertama, meminta protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 dipastikan tetap berjalan.
"Terutama pemakaian masker. Untuk itu razia dan kontrol lapangan harus terus dilaksanakan," tegasnya.
Kedua, minta agar memperkuat testing dan tracing. Harus dilakukan lebih gencar sesuai standart yang diberikan.
Ketiga, Presiden meminta percepatan vaksinasi agar seluruh daerah mencapai 70 persen.
Saat ini masih terdapat 327 pemerintah daerah belum memenuhi target vaksinasi 70 persen.
"Vaksinasi harus mengutamakan lansia," pinta Presiden.
Adapun, total suntikan vaksinasi Indonesia 254.722.907 dosis. Dosis pertama 71,4 persen dan dosis kedua 50,3 persen.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Terbit-Rencana-Peranginangin-Pidato.jpg)