Breaking News:

Bank Sumut Siapkan Uang Tunai Rp 700 Miliar Jelang Tahun Baru

Bank Sumut meningkatkan persediaan uang tunai dalam rangka mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama Hari Natal dan menjelang Tahun Baru 2022. 

TRIBUN MEDAN/ANGEL AGINTA SEMBIRING
Direktur Utama Rahmat Fadillah Pohan 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bank Sumut meningkatkan persediaan uang tunai dalam rangka mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama Hari Natal dan menjelang Tahun Baru 2022. 

Adapun persediaan uang tunai yang disiapkan Bank Sumut mencapai Rp 700 miliar.  

Direktur Utama Bank Sumut Rahmat Fadillah Pohan menjelaskan Jumlah uang tunai yang disiapkan Bank Sumut telah mempertimbangkan peningkatan transaksi melalui kantor Bank Sumut yang mengantisipasi peningkatan transaksi melalui 335 mesin atm yang tersebar diseluruh wilayah Sumatera Utara, Jakarta, dan Batam. 

"Jumlah kebutuhan uang tunai tersebut untuk kebutuhan yang dimulai sejak tanggal 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 mendatang kebutuhan kas sebanyak itu antara lain untuk kesiapan layanan ATM sebesar Rp 320 miliar," ujarnya, Selasa (28/12/2021).

Dikatakannya juga, persediaan ini juga untuk memenuhi kebutuhan unit kantor operasional mencapai hampir Rp 380 miliar.

Kebutuhan kantor operasional tersebut antara lain pembayaran gaji di awal tahun Baru dan pembayaran SP2D Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

"Kesiapan kas tersebut dilakukan untuk tetap memenuhi kebutuhan nasabah akan tersedianya uang di mesin ATM Bank Sumut," tambahnya.

"Dalam rangka Hari Raya Natal dan menyambut Tahun Baru, kami pastikan pelayanan kas Bank Sumut tetap beroperasi normal terutama ketersediaan kas ATM," kata Rahmat. 

Maka dengan ketersediaan ini, nasabah tidak perlu khawatir untuk melakukan penarikan uang di ATM. 

Rahmat juga menjelaskan, selain kebutuhan kas tunai Bank Sumut telah disediakan, namun menindaklanjuti himbauan pemerintah dalam rangka Physical Distancing, dirinya menghimbau agar nasabah Bank Sumut dapat memanfaatkan produk-produk Bank Sumut untuk penerapan transaksi non tunai. 

“Dengan penerapan transaksi non tunai, selain mengurasi risiko penyebaran Covid 19 juga meminimalisir risiko kejahatan” jelas Rahmat. (cr9/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved