Breaking News:

Harga Telur Naik Jelang Akhir Tahun, Disperindag Sumut Lapor ke Satgas Pangan Polda

Pengujung tahun, harga daging dan telur ayam di beberapa pasar kota Medan meningkat.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Pedagang saat memilah telur di Pasar Sei Sikambing Medan, Minggu (18/4/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pengujung tahun, harga daging dan telur ayam di beberapa pasar kota Medan meningkat.

Pantauan tribun-medan.com, Selasa (28/12/2021), harga telur di Pasar Sukaramai mematok harga Rp25 ribu per kg, Pasar Petisah Rp26 ribu per kg, dan Pusat Pasar seharga Rp25.500 per kg.

Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) dipatok Rp 24.000 per kg.

Berdasarkan data dari Disperindag Sumut, harga tertinggi untuk telur berada di Kabupaten Toba yang mencapai Rp34 ribu per kg, sedangkan harga terendah berada di Deliserdang seharga Rp22.400 per kg.

Saat dikonfirmasi kepada Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sumut Barita Sihite membenarkan jika ada kenaikan harga untuk telur.

"Ada dua kemungkinan harga telur melonjak yaitu karena harga ikan naik karena pengaruh cuaca dan permintaan agak tinggi pada akhir tahun ini," ungkap Barita, Selasa (28/12/2021).

Dijelaskan Barita, kenaikan harga telur ini diprediksi lantaran adanya penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang memasukkan telur dalam kategori bantuan kepada masyarakat kurang mampu. 

"Prediksi kita adanya peningkatan ini karena ada bantuan sosial dengan memberikan telur dari program PKH dari dinsos yang jatuh tempo pada triwulan ke empat terakhir. Bisa jadi provinsi tetangga ngambil dari pasar kita yang memang produsen utama. Ini yang mungkin mempengaruhi harga yang mungkin agak naik," ujarnya.

Namun begitu, Barita memastikan tidak ada indikasi kelangkaan stok telur di pasaran dan sudah berkoordinasi dengan satgas pangan Polda Sumut.

"Dari Disperindag ini lagi koordinasi dan sudah lapor ke Satgas Pangan untuk melihat ke daerah yang mengalami kenaikan. Yang jelas, kalau stok kita itu normal, tapi kenapa pasar bisa seperti ini," pungkasnya. (cr13/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved