Breaking News:

Satu Bulan tak Diangkat, Tumpukan Sampah di Pajak Baru Perbaungan Keluarkan Aroma Busuk

Sampah yang terdiri dari kemasan plastik serta sayur-mayur tampak jelas terlihat tertimbun, dan sudah mengeluarkan aroma busuk.

TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
TUMPUKAN sampah hingga sampah di Pajak Baru, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai (Sergai), Selasa (28/12). Warga meminta kepada pemerintah setempat untuk segera membersihkannya. 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Tumpukan sampah serta aroma bau busuk membuat sejumlah warga yang bertempat tinggal di kawasan Pajak Baru, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai (Sergai) menjadi risih dan terganggu dengan tumpukan sampah tersebut.

Pantauan Tribun Medan di lokasi, sampah yang terdiri dari kemasan plastik serta sayur-mayur tampak jelas terlihat tertimbun, dan sudah mengeluarkan aroma busuk.

Sejumlah warga yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi timbunan sampah ini meminta kepada pemerintah setempat untuk segera membersihkannya.

"Udah ada timbunan sampah sekitar satu bulan terakhir, belum diangkut petugas kebersihan," ujar Sofyan warga sekitar, Selasa (28/12/2021).

Dikatakan Sofyan, ia tidak mengetahui pasti kenapa sampah yang tertimbun ini tidak diangkat-angkat sejak satu bulan belakangan ini. "Tak tahu penyebabnya apa sehingga sampah ini enggak di angkat-angkat. Kami sudah kebaikan," ujar Sofyan.

"Selain menimbulkan bau yang tak sedap, sampah-sampah ini dikhawatirkan dapat mengganggu kesehatan warga sekitar," sambungnya.

Baca juga: VIRAL Papan Barcode PeduliLindungi Ini Malah Jadi Tempat Sampah, Camat Sunggal: Apalah Fungsinya Itu

Untuk itu, ia mendesak Dinas Lingkungan hidup dan pengelola pasar Kabupaten Sergai segera mengangkut sebelum banyak warga yang terkena penyakit.

Sementara itu, Camat Perbaungan Muhammad Fahmi mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup terkait permasalahan sampah di kawasan Pajak Baru.

"Jadi mereka (Dinas Lingkungan Hidup) bilang, sampah itu hingga sekarang belum diangkat karena mobil armada pengangkut sampah mengalami kerusakan. Untuk itu masyarakat mohon bersabar,” katanya.(cr23)

Koordinator Kebersihan Kecamatan Perbaungan Taufik mengatakan, armada pengangkut sampah sejak satu bulan mengalami kerusakan, sehingga sampah sempat menumpuk.

"Jadi sampah yang menumpuk selain dikarenakan mobil armada mengalami kerusakan. AKibatnya warga lain yang menggunakan sepeda motor maupun becak bermotor yang melintas turut membuang sampah di kawasan itu, Sehingga tidak terkendali sampahnya,"ujarnya.

Namun, lanjut Taufik, kedepan sampah yang menumpuk akan diangkut.

"jadi kita juga sudah minta tambahan armada agar tidak terjadi lagi tumpukan sampah seperti ini,"ujarnya. (cr23/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved