Breaking News:

Dishub Deliserdang Tak Punya Dana untuk Tes Narkoba Sopir Angkutan Umum

Tidak seperti tahun sebelumnya, pada tahun ini Dinas Perhubungan Deliserdang tidak menggelar kegiatan tes urine.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
Tes urine uji narkoba di Terminal Lubukpakam, Selasa (5/6/2018). 

TRIBUN-MEDAN.com, DELISERDANG - Tidak seperti tahun sebelumnya, pada tahun ini Dinas Perhubungan Deliserdang tidak menggelar kegiatan tes urine untuk sopir kendaraan umum. 

Kegiatan pemeriksaan urine sebelumnya kerap kali dilakukan di Terminal Lubukpakam disaat menjelang musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta Hari Raya Idul Fitri. 

Sejak masa pandemi kegiatan tersebut tidak pernah lagi dilakukan. 

"Enggak ada kita buat tahun ini. Ya memang benar itu bagian dari pelayanan sebenarnya tapi udah dua tahun juga nggak ada karena pandemi ini. Anggaran digeser karena," ucap Kepala Dinas Perhubungan Deliserdang, Suryadi Aritonang Rabu, (29/12/2021).

Suryadi menyebut saat ini pihaknya sudah ikut mendirikan pos check point di beberapa titik.

Ini disebut bagian dari pelayanan atas adanya hari libur Natal dan Tahun Baru.

 Ia mengakui bahwa pemeriksaan urine untuk sopir angkutan umum juga penting. 

"Aku masuk (diangkat Jadi Kadis) setengah jalan. Ya, tahun depan kita buatlah nanti. Kemarin Lebaran pun nggak ada dibuat (pemeriksaan urine sopir). Ya nanti kita adakan di tempat biasa diadakan di Terminal Lubukpakam," kata Suryadi Aritonang. 

Mantan Kasat Pol PP Deliserdang ini menyebut pada saat musim libur lebaran kegiatan pemeriksaan urine tidak dilakukan karena situasinya belum memungkinkan. 

Saat itu dianggap kasus Covid juga masih tinggi.  Selain itu mereka juga menghindari agar tidak terjadi keramaian.

Saat kegiatan pemeriksaan urine sopir angkutan umum, Dinas Perhubungan Deliserdang kerap kali menggandeng pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deliserdang. 

Selain itu mereka juga biasanya selalu melibatkan Satuan Lalulintas Polresta Deliserdang. 

Tidak hanya urine sopir yang dicek apakah menggunakan narkoba atau tidak Dishub juga biasanya melakukan pemeriksaan uji emisi. 

Persoalan rem atau lampu kendaraan juga dicek apakah layak untuk jalan atau tidak. 

Setiap kegiatan selalu ada saja sopir yang diketahui positif urinenya pengguna narkoba. Saat itu mereka tidak diperkenankan untuk melanjutkan perjalanan karena dianggap akan membahayakan penumpangnya. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved