Breaking News:

Kasus Anggota DPRD Labura Pesta Narkoba, Jaksa Tuntut Pebrianto Gultom Lebih Berat

Tuntutan itu dibacakan di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Rabu(29/12/2021). 

HO / Tribun Medan
Pebrianto Gultom Anggota DPRD Labura yang ditangkap polisi terkait narkoba di Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN - Lima orang anggota DPRD Labuhanbatu Utara (Labura) yang berpesta dan mengkonsumsi narkoba di Hotel Antariksa Kisaran pada Agustus lalu dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Tuntutan itu dibacakan di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Kisaran, Rabu(29/12/2021). 

Empat oknum DPRD Labura Zainal Samosir, M Ali Borkat, Khoirul Anwar, dan Giat Kurniawan dikenai pasal 127 ayat 1 huruf A UU No.35 tentang Narkotika dengan tuntutan hukuman enam bulan rehabilitasi. 

Tuntutan yang sama juga dijatuhkan untuk para wanita teman mereka yang ikut tertangkap di hotel.

Tuntutan yang berbeda dilayangkan kepada anggota dewan Pebrianto Gultom, yaitu hukuman penjara selama satu tahun, dengan pidana tambahan rehabilitasi empat bulan penjara. 

"Hal yang memberatkan, Pebrianto Gultom karena sudah pernah melakukan hal yang serupa, kemudian mereka tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas Narkoba. Kemudian yang memberatkan lainnya berkumpul di room karaoke di Hotel Antariksa," kata Kepala Intelejen Kejari Asahan J Malau, Rabu (29/12/2021).

Inilah wajah lima anggota DPRD Labura yang pesta narkoba
Inilah wajah lima anggota DPRD Labura yang pesta narkoba (HO)

Sedangkan yang meringankan, para terdakwa mengakui perbuatannya.

Terdakwa Abdul Rahman Sinambela, selaku pemasok barang dituntut hukuman lima tahun penjara dan subsider enam bulan dengan denda Rp 1 miliar.

"Kalau tidak dibayarkan, dia harus menjalankan hukuman enam bulan penjara," katanya. (cr2/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved