Breaking News:

Pindah Partai

PPP Deliserdang Riang Gembira Sambut Kader Militan PDI Perjuangan yang Pindah Partai

PPP Kabupaten Deliserdang menyambut baik adanya kader PDI Perjuangan yang pindah partai. Mereka menerimanya dengan senang hati

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Ketua DPC PPP Deliserdang, Misnan Al Jawi memakaikan Amriono baju hijau tanda telah diterima menjadi Kader resmi PPP diacara ta'aruf pengurus baru beberapa waktu lalu.(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR) 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG-Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Deliserdang, Misnan Al Jawi menyambut baik ada kader militan PDI Perjuangan bernama Amriono yang memilih pindah partai.

Kata Misnan, mereka akan menerima Amriono dengan senang hati.

"Ya, kita merasa terbuka lebar dengan senang hati sambut dia. Karena dia kader tulen PDIP yang memang kemarin kabarnya enggak dicalegkan. Karena dia juga senang hati masuk ya kita terima," kata Misnan, Rabu (29/12/2021).

Misnan menjelaskan, selain Amriono, ada lagi kader partai lain yang akan bergabung dengan mereka.

Baca juga: Kader Militan PDI Perjuangan Lompat ke PPP, Amriono: Nyaleg Bisa Habis Rp 1 Miliar

"Namun belum bisa saya sebutkan sekarang," kata Misnan.

Sejak dirinya menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Deliserdang, lanjut Misnan, ada sejumlah kalangan birokrat yang tertarik ingin bergabung.

Satu diantara birokrat yang ingin bergabung itu merupakan pejabat teras di Deliserdang yang akan pensiun sebagai ASN di awal Januari 2022. 

"Mantan Camat pun ada juga. Untuk Pileg kedepan kita dari PPP juga menargetkan 6 kursi ya minimal dapat pimpinan. Ini kita kedepan juga mau konsolidasi untuk musyawarah Anak Cabang. Mungkin diawal Januari dan akan kita akan lakukan Muscab secara kolektif," kata Misnan.

Baca juga: Satgas PDI Perjuangan yang Gebukin Pelajar Al Azhar Hanya Bisa Tertunduk Malu di Polrestabes Medan

Anggota DPRD Deliserdang ini menyebut di 22 Kecamatan PPP sudah ada terbentuk. 

"Ini akan mau kita buat musyawarah agar dibuat cepat untuk membentuk ranting. Ranting dari 40 persen paling tidak nanti jadi 70 persen.

Kalau 100 persen tidak mungkin karena ada yang minoritas nggak bisa kita masuk," kata Misnan. (dra/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved