Jewer Pelatih Biliar
Politisi NasDem Sebut Gubernur Sumut Cuma Menjadi Pemecah Belah
Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengkritisi sikap Edy Rahmayadi yang menjewer kuping pelatih biliar Sumut
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Tindakan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi yang menjewer telinga pelatih biliar Sumut, Khairuddin Aritonang alias Coki mendapat kritikan pedas dari politisi partai Nasional Demokrat (NasDem), Ronny Reynaldo Situmorang.
Menurut Rony, tindakan Edy Rahmayadi itu dapat memecah belah persatuan.
bahkan, kata Rony, tindakan Edy Rahmayadi dapat melunturkan semangat para atlet di Sumut.
Baca juga: Edy Rahmayadi Larang Pelatih Olahraga di Sumut Berkumis, Kok Bisa?
"Sikap yang demikian itu efeknya bisa jadi memecah belah. Karena pasti ada pro kontra dari sikap tersebut," kata Rony, Kamis (30/12/2021).
Rony mengatakan, Edy Rahmayadi dan Kadispora Sumut harus segera menetralisir masalah ini.
Jangan gara-gara ulah konyol itu, masyarakat jadi ribut.
"Jangan karena kejadian kemarin, kekuatan olahraga kita menjadi semakin lemah. Karena kepada para atlet pasti berdampak. Apalagi kita akan jadi tuan rumah PON, dan punya target masuk tiga besar," kata Ronny.
Baca juga: Dijewer dan Dipermalukan Edy Rahmayadi, Coki: Gubernur Jahanam Kau
Rony berujar, sebagai pemimpin Sumut, sebaiknya Edi Rahmayadi merangkul dan menunjukan rasa hormat kepada masyarakat, bukan terkesan ingin selalu dihormati.
"Harusnya sebagai orang tua, tidak begitu cara menegur anaknya. Jadi kesannya dipermalukan dia di depan umum. Pemimpin itu harus bisa membuat orang menjadi hormat bukan karena takut. Ini bukan lagi zaman purbakala," kata Sekretaris Komisi A DPRD Sumut.(cr17/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Khairuddin-Aritonang-dan-Edy-Rahmayadi.jpg)