Breaking News:

Malam Tahun Baru, Open Stage Parapat Ditutup Pukul 22.00 WIB, Kapolres Larang Pesta Kembang Api

Lokasi yang saban tahun baru menjadi ajang kumpul-kumpul para pengendara sepeda motor dari luar daerah ini ditutup mulai Pukul 22.00 WIB.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Salomo Tarigan
Tribun Medan.com/Arjuna Bakkara
Pagoda Open stage Parapat yang selalu dijadikan ajang kumpul para pemotor di hari-hari besar 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN

Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama Polres Simalungun meminta masyarakat yang berniat menghabiskan malam pergantian tahun di Kota Wisata Parapat, tetap mematuhi protokol kesehatan.

Salah satu upaya pencegahan kerumunan adalah penutupan Pagoda Open Stage.

Lokasi yang saban tahun baru menjadi ajang kumpul-kumpul para pengendara sepeda motor dari luar daerah ini ditutup mulai Pukul 22.00 WIB.

"Ditutup pada pukul 22.00 WIB," ujar Camat Girsang Sipangan Bolon Yosua Simaibang kepada reporter Tribun Medan.

Camat menyampaikan, imbauan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan di Kota Wisata Parapat sudah disampaikan sejak dua hari yang lalu.

Untuk itu ia berharap agar masyarakat yang datang dari luar daerah ikut menjaga protokol kesehatan dengan mengikuti arahan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Simalungun.

Sosialisasi, imbauan dan kegiatan sudah mulai kami laksanakan 2 hari yang lalu, bang," katanya.

Sementara itu arus lalu lintas Simalungun - Toba yang melintasi Parapat juga dibuka jalur alternatif di Simpang Palang bila sewaktu-waktu volume kendaraan meningkat.

Polres Simalungun sendiri telah membangun beberapa pos pam pada Ops Lilin Toba 2021.

"Dari Polres Simalungun yang akan melaksanakan rekayasa pengalihan lalin dari dan menuju Parapat, ya bang.

Sementara itu, Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto melarang kegiatan pesta kembang api pada momen malam pergantian tahun.

Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto memantau kesiapan personel amankan lalu lintas pada momen Nataru di Jalan Parapat, Kamis (30/12/2021)
Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto memantau kesiapan personel amankan lalu lintas pada momen Nataru di Jalan Parapat, Kamis (30/12/2021) (Tribun Medan - HO)

Ia juga menimbau agar tidak ada konvoi atau iring-iringan kendaraan skala besar di jalanan, Kamis (30/12/2021).

"Imbauan tersebut agar Kabupaten Simalungun tetap kondusif jelang tahun baru. Terkait larangan membunyikan petasan, selain membahayakan yang dapat menyebabkan kebakaran dan korban jiwa, suara ledakan dapat memicu terjadinya kegaduhan," kata Kapolres.


(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved