Breaking News:

Banjir Bandang Palas

12 Rumah Warga Hilang Akibat Banjir Bandang, Gelondongan Kayu Sapu Permukiman di Palas

Kabupaten Padang Lawas dilanda banjir bandang yang cukup parah. Menurut laporan, ada 12 rumah yang hilang

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Array A Argus
HO
Gelondongan kayu menyapu permukiman warga di Kabupaten Padang Lawas, Sabtu (1/1/2021). Dalam peristiwa banjir bandang ini, ada 12 rumah warga hilang(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,PADANG LAWAS- Banjir bandang menerjang Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara saat pergantian malam tahun baru, Jumat (31/12/2021) kemarin.

Dalam peristiwa ini, ada 12 rumah warga hilang.

Sementara itu, gelondongan kayu sapu permukiman di Kecamatan Batang Lubu Salam.

Baca juga: Awal Tahun Baru Sungai Meluap dan Merendam Wilayah di Tiga Kecamatan Kabupaten Toba

"Karena kondisi Kecamatan Batang Lubu Salam cukup parah, kami menetapkan wilayah itu sebagai darurat bencana," kata Plt Bupati Padang Lawas, Ahmad Zarnawi Pasaribu, Sabtu (1/12/2022).

Zarnawi mengatakan, pascakejadian, bukan hanya rumah warga saja yang rusak.

Sejumlah fasilitas umum seperti masjid dan sekolah juga ikut rusak.

"Saat ini kami masih fokus melakukan pendataan dan mendengarkan keluhan warga, termasuk mengevakuasi barang milik warga serta pemenuhan kebutuhan warga terdampak," katanya.

Baca juga: Demi Selamatkan Dari Banjir, Ibu Ini Masukkan Bayi 6 Bulan ke Kotak Plastik: Ini Mungkin Takdir Kita

Untuk mempercepat proses pemulihan pascabanjir bandang, pihaknya berkoordinasi dengan BNPB serta TNI/Polri. 

Terkait keberadaan ratusan gelondongan kayu yang menyampu permukiman warga, belum ada jawaban pasti, apakah ini akibat pembalakan liar atau memang faktor alam.

Sejauh ini pihak terkait masih fokus melakukan penyelamatan terhadap warga.  

Plt Kepala Pusat Informasi dan Komunikasi Kebencanan BNPB, Abdul Muhari melalui siaran pers mengatakan banjir menerjang 15 desa di dua kecamatan yang ada di Kabupaten Palas. 

BNPB mengimbau masyarakat dan otoritas daerah setempat dapat meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana susulan.

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas masih terus melakukan penanganan darurat seperti pengecekan lapangan apabila ada warga yang menjadi korban," kata Muhari.(cr17/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved