Breaking News:

News Video

Ini Penjelasan Bupati Toba Poltak Sitorus Soal Penyebab Banjir di 4 Kecamatan di Kabupaten Toba

Dari informasi terakhir, Bupati Toba Poltak Sitorus menyampaikan ada 4 kecamatan yang terdampak banjir pada malam pergantian tahun

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Dari informasi terakhir, Bupati Toba Poltak Sitorus menyampaikan ada 4 kecamatan yang terdampak banjir pada malam pergantian tahun beberapa waktu lalu. Usai banjir, ia telah meninjau secara langsung ke lokasi.

Terjadinya banjir hingga ke empat kecamatan akibat jebolnya sebuah tanggul sehingga air megalir deras dan melanda kawasan datar di beberapa kecamatan yang berdampingan langsung dengan aliran sungai.

“Saya sudah tinjau langsung ke hulu sungainya dimana adanya terjadi tanggul jebol. Memang, apa yag saya lihat, setelah hutan ini ada sawah dan saya lihat ada aliran arus sungai yang deras,” ujar Bupati Toba Poltak Sitorus saat disambangi tribun-medan.com di Porsea, Senin (3/2/2022).

“Asal banjir itu dari hutan itu. Lalu, setelah hutan itu, air yang besar itu menabrak tanggul itu dan itulah yang melanda Desa Lumban Sangkalan hingga ke bawah,” terangnya.

Ia terangkan juga sejumlah kecamatan yang terdampak banjir tersebut.

“Ada beberapa kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Kecamatan Silaen, Porsea, Bonatualunasi, dan Parmaksian. Dan, ini memang karena curah hujan yang ekstrim,” sambungnya.
“Ada faktor itu, tapi kalau ada faktor yang kita sebutkan tadi (pembalakan hutan di hulu sungai), kita akan coba cek ke lapangan yang sekarang ini belum kita ketahui,” sambungnya.

Pihaknya juga langsung adakan rapat koordinasi dengan pihak kecamatan dan desa bagaimana upaya yang bakal dilakukan menanggulangi dampak banjir tersebut.

“Kita sudah koordinasikan. Saya tadi langsung minta agar kita rapat koordinasi kecamatan dan desa. Kita sudah minta data agar dana tepat guna yang akan kita kucurkan ke kawasan ini,” ungkapnya.

Hingga saat ini, pihaknya telah mengirimkan sembako dan peralatan guna mengantisipasi banjir kembali.

“Kita sudah berikan bantuan peralatan, agar jangan terulang banjir bagaimana agar jangan terjadi kerusakan tanggul kembali. Dan mala mini, kita sudah minta dari Dinsos agar membagikan sembako,” pungkasnya.

(cr3/www.tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved