Kelakuan 4 Kades Enak-enak Karaokean Ditemani Cewek Pamandu Lagu, Digerebek Satpol PP Videonya Viral

Menurut keterangan pihak hotel, keempat kepala desa itu berkaraoke untuk merayakan ulang tahun salah satu di antara mereka

Ist
Kini empat oknum orang kepala desa di Kabupaten Pati terancam dihukum oleh pemerintah daerah sebab mereka melakukan tindakan tidak pantas 

TRIBUN-MEDAN.com - Di saat warganya sulit untuk mencari makan, sejumlah kepala desa malah enak-enak happy dengan cewek pemandu lagu.

Media sosial warga Pati Jawa Tengah dihebohkan dengan video viral 4 kepala desa di kabupaten yang berada di pesisir pantura ini karaokean  ditemani cewek-cewek pemandu karoke.

Video tersebar berantai di aplikasi WhatsApp.

Menurut keterangan pihak hotel, keempat kepala desa itu berkaraoke untuk merayakan ulang tahun salah satu di antara mereka

Kasatpol PP Pati Sugiyono mengatakan, keempatnya merupakan Kepala Desa Kenanti Kecamatan Dukuhseti, Kepala Desa Badegan Kecamatan Margorejo, serta Kepala Desa Tlogosari dan Desa Purwosari Kecamatan Tlogowungu.

“Tanggal 29 Desember kemarin mereka sudah dipanggil Sekda, saya juga hadir.

Mereka mengakui perbuatan mereka di sebuah tempat karaoke dalam hotel yang berada di Margorejo,” kata dia usai memintai keterangan manajemen hotel di Markas Satpol PP Pati, Kamis (30/12/2021).

Bisa saja kasus ini tak akan mencuat jika saja video itu tak disebarkan sendiri oleh Kades ataupun orang lain yang berada di ruangan karaoke itu

Tersebarnya video itu diawakli unggahan  status WA oleh salah seorang di antara Kades.

Meski dihapus tak lama, orang lain berhasil menyimpan video lalu menyebar kemana-mana hingga akhirnya viral.
Kini empat oknum orang kepala desa di Kabupaten Pati terancam dihukum oleh pemerintah daerah sebab mereka melakukan tindakan tidak pantas.

Yakni asyik pesta di tempat hiburan malam karaoke dengan ditemani para perempuan pemandu karaoke atau pemandu lagu.

“Terkait sanksi, dalam hal ini kewenangan kami ialah mengenai pelanggaran PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat).

Jadi kami terapkan denda Rp 2 juta masing-masing,” ujar dia.

Sugiyono mengatakan, ia juga meminta keempat kepala desa untuk menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Syukur.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved