Breaking News:

Ketua DPRD Baskami Angkat Bicara Pelatih Biliar Polisikan Gubernur Edy ke Polda Sumut Siang Tadi

Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting pun menyayangkan tindakan penjeweran yang dilakukan Gubernur Edy dan juga pelaporan

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Salomo Tarigan
Tribun-Medan.com/Mustaqim Indra Jaya
Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Insiden penjeweran yang dilakukan Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi terhadap seorang pelatih biliar Sumut di PON XX Papua, Akhiruddin Aritonang alias Coki beberapa waktu lalu, kini berbuntut panjang.

Coki bersama tim kuasa hukumnya akhirnya melaporkan orang nomor satu di Pemprov Sumut itu ke Polda Sumut pada Senin (3/1/2022).

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting pun menyayangkan tindakan penjeweran yang dilakukan Gubernur Edy dan juga pelaporan yang dilakukan Coki. Sebab, dampak dari apa yang dilakukan keduanya, justru mempermalukan wajah Sumut.

Khairudin Aritonang alias Choki didampingi kuasa hukumnya seusai membuat laporan di Polda Sumut terkait dugaan kasus penghinaan dengan terlapor Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Senin (3/1/2022)
Khairudin Aritonang alias Choki didampingi kuasa hukumnya seusai membuat laporan di Polda Sumut terkait dugaan kasus penghinaan dengan terlapor Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Senin (3/1/2022) (Tribun-Medan.com/Fredy Santoso)

"Saya pikir tak usah diperpanjang. Seharusnya Keduanya bisa saling menahan diri. Pak gubernur sebagai bapak di Sumut seharusnya proaktif, meminta maaf. Apalagi beliau juga bapak di tengah-tengah masyarakat, mengemong rakyat Sumut," kata Baskami saat dikonfirmasi Senin.

"Laporan yang dilakukan tentu juga mempermalukan Sumut. Karena ini seperti anak melaporkan bapaknya," tambahnya.

Walau diakuinya, Coki juga memiliki harga diri, lantaran insiden penjeweran yang diterima pelatih biliar tersebut dilakukan di depan orang banyak. Jadi wajar bila meminta keadilan.

Baca juga: Pengakuan Artis Cassandra Angelie Akting Hanya Sampingan, Sebenarnya Anak Kantoran|Prostitusi Online

Namun, ke depan Baskami berharap, semua pihak bisa mengambil pelajaran dari kejadian ini.

"Saya mengharapkan kedua pihak saling menahan diri. Ada win win solution. Pak gubernur jangan begitu juga. Apa pun dia pasti punya harga diri, jangan dipermalukan di depan umum. Kan bisa dipanggil, dibilangi baik-baik, tanpa harus dihadapan banyak orang," ucap politisi PDI Perjuangan itu.

Sebelumnya, Coki Aritonang melalui kuasa hukumnya Teguh Suhada Lubis mengatakan telah mengirim somasi ke Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi agar segera meminta maaf di depan publik terkait kasus penjeweran terhadap kliennya.

Dalam somasi itu, kata Teguh, pihaknya meminta Edy mengakui tindakannya yang telah mempermalukan dan melakukan kekerasan kepada Coki.

Baca juga: Masih Terbuka Pintu Maaf bagi Gubernur Edy Rahmayadi, tapi Pelatih Biliar Choki Ragukan Hal Ini

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved