Breaking News:

Presiden Minta Harga Minyak Goreng Diturunkan, Harga Harus Terjangkau Rakyat

Presiden menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah kebutuhan rakyat.

Editor: Liston Damanik
Tribun Medan
Penjual minyak eceran saat menunjukkan minyak curah di Pusat Pasar Medan, Senin (13/12/2021). Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI telah mengumumkan mengenai pembatalan pelarangan edaran minyak curah yang sebelumnya akan diberlakukan pada 1 Januari 2022 mendatang. 

TRIBUN-MEDAN.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta agar Menteri Perdagangan menurunkan harga minyak goreng yang sejak dua bulan terakhir relatif tinggi.

"Karena harga CPO di pasar ekspor sedang tinggi, saya perintahkan Menteri Perdagangan untuk menjamin stabilitas harga minyak goreng di dalam negeri," kata Jokowi seperti dikutip Tribun Medan dari situs web Sekretaris Kabinet, Senin (3/1/2021). 

Presiden menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah kebutuhan rakyat. Karena itu, harga minyak goreng harus tetap terjangkau.

"Jika perlu, Menteri Perdagangan bisa melakukan lagi operasi pasar agar harga tetap terkendali," kata Presiden. 

Presiden juga meminta Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, dan PLNuntuk mencari solusi terbaik terkait pasokan batubara demi kepentingan nasional. Prioritasnya adalah pemenuhan kebutuhan dalam negeri untuk PLN dan industri dalam negeri.

Jokowi mengatakan, sudah ada mekanisme DMO (Domestic Market Obligation) yang mewajibkan perusahaan tambang memenuhi kebutuhan pembangkit PLN.

"Ini mutlak.  Jangan sampai dilanggar dengan alasan apapun. Perusahaan yang tidak dapat melaksanakan kewajibannya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri bisa diberikan sanksi. Bila perlu, bukan cuma tidak mendapatkan izin ekspor tapi juga pencabutan izin usahanya," katanya.

Terkait pasokan LNG, Presiden meminta kepada produsen LNG baik itu Pertamina maupun perusahaan swasta untuk mengutamakan kebutuhan di dalam negeri lebih dahulu.

"Saya perintahkan Kementerian ESDM, Kementerian BUMN untuk mencari solusi permanen dalam menyelesaikan masalah ini," katanya. (*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved