Breaking News:

Sampah Tahun Baru

Sampah Sisa Perayaan Tahun Baru di Parapat Capai 20 Ton

Sampah sisa tahun baru di Parapat, Kabupaten Simalungun mencapai 20 ton. Berikut penjelasan lengkapnya

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
Petugas kebersihan Kecamatan Girsang Sipangan Bolon membersihkan sampah-sampah sisa wisatawan yang berlibur di Parapat pada momen tahun baru, Senin (3/12/2021)/(Tribun Medan - HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Pascaperayaan tahun baru 2022, berton-ton sampah tersebar di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

Ahasil, sampah dari wisatawan itu menjadi pekerjaan rumah untuk kecamatan.

Camat Girsang Sipangan Bolon, Yosua Simaibang mengatakan, pihaknya telah melakukan pengumpulan sampah-sampah yang mengganggu keindahan wisata Danau Toba pagi tadi bersama jajaran.

Kecamatan menerjunkan truk sampah dan petugas kebersihan untuk menyisir titik-titik kumpulan sampah di sepanjang Parapat.

Baca juga: Check Point Peduli Lindungi di Jembatan Kampung Lalang Jadi Tempat Sampah

"(Soal sampah) ini sudah terbiasa dari tahun ke tahun, bang. Saat ini kurang lebih 20 ton sampah ditemukan. Mayoritas merupakan sampah konsumsi, seperti plastik, mi cepat saji dan lain-lain," kata Camat, Senin (3/12/2022).

Padahal, pemerintah Kabupaten Simalungun bersama Polres Simalungun sudah meminta masyarakat yang berniat menghabiskan malam pergantian tahun di Kota Wisata Parapat, tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjaga kebersihan. 

Salah satu upaya penerapan protokol kesehatan dari kerumunan adalah penutupan Pagoda Open Stage, lokasi yang saban tahun baru menjadi ajang kumpul-kumpul para pengendara sepeda motor.

Baca juga: Dipimpin Putri Presiden, TP PKK Kota Medan Semakin Maju, Dapat Hibah Motor dan Gerobak Sampah

"Open stage ini saat malam tahun baru kita tutup mulai Pukul 22.00 WIB," katanya.

Camat menyampaikan harapannya agar wisatawan yang datang dan berlibur ke Parapat lain kali agar tetap menjaga keindahan Danau Toba, dan menumbuhkan sikap sadar wisata.

"Mudah-mudahan perilaku wisatawan bergerak ke arah lebih baik," katanya.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved