Breaking News:

Pemotongan Dana Siswa

Uang Indonesia Pintar Pelajar di Tanjungbalai Dipotong Sampai Rp 675 Ribu, Orangtua Siswa Heran

Orangtua siswa di Tanjungbalai mempertanyakan soal pemotongan dana bantuan Program Indonesia Pintar yang mencapai Rp 675 ribu

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Yeti Siahaan saat diwawancarai Tribun-medan.com terkait Pemotongan Dana Bantuan Sekolah Rp 675 ribu di Saadah satu sekolah negeri Tanjungbalai / Yeti menerangkan Pemotongan uang tersebut ke Wartawan. (Alif Alqadri Harahap / Tribun-Medan.com) 

TRIBUN-MEDAN.COM,TANJUNGBALAI - Penyaluran dana bantuan Program Indonesia Pintar di Kota Tanjungbalai disinyalir sarat indikasi korupsi dan penggelapan.

Pasalnya, dana bantuan milik siswa dipotong sampai Rp 675 ribu.

Yeti Siahaan, orangtua siswa sekolah dasar merasa heran dengan adanya pemotongan ini. 

"Saya bukan ingin uang anak saya yang Rp 600 ribu itu harus balik ya. Namun, saya mau tahu uang itu siapa yang mengambil," kata Yeti, Senin (3/12/2021).

Yeti mengatakan, dana Program Indonesia Pintar yang ada di buku rekening mendadak berkurang. 

Baca juga: Oknum Kepsek  di Medan Potong Dana Bantuan Indonesia Pintar Rp 100 Ribu

Dari buku rekening anaknya yang ditransfer pihak bank sebesar Rp 1.125.000, dipotong Rp 675 ribu.

Sehingga, kata Yeti, anaknya hanya mendapatkan Rp 450 ribu. 

"Dari rekening anak saya, menerima uang pada tanggal 30 bulan Oktober 2021 lalu sebesar Rp 1.125.000. Namun, pada hari itu juga uangnya diambil. Kami mempertanyakan uang ini siapa yang mengambil," katanya.

Ia sempat mendatangi beberapa pihak untuk mempertanyakan soal kemana uang tersebut.

Sayangnya, tidak ada penjelasan dari pihak terkait. 

Baca juga: Ogah Disuruh Tutup, Pemilik Warkop: Apa Bantuan Pemerintah? Sampaikan ke Bobby dan Edy Rahmayadi

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved