Begal Merajalela di Medan, Polda Sumut Turunkan Tim Siluman Pemburu Begal dan Geng Motor

Tim ini akan bekerja memburu kawanan begal yang ada di Kota Medan dan sekitarnya, termasuk pelaku begal petugas melati tersebut.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso |
Muhammad Azzam/screenshot/CCTV
Begal beraksi 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seorang wanita, petugas Melati Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan menjadi korban begal sadis di Jalan Pinus, Kompleks DPRD Medan, Kecamatan Medan Timur, Minggu 2 Januari kemarin.

Sepeda motornya dibawa kabur begal dan Ramadhoni Hasibuan mengalami luka-luka lantaran dianiaya begal.

Merespon kejadian yang juga disoroti Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution Polda Sumut pun mengaku telah membentuk tim khusus bernama 'Tim Siluman'.

Tim ini akan bekerja memburu kawanan begal yang ada di Kota Medan dan sekitarnya, termasuk pelaku begal petugas melati tersebut.

Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, tim gabungan ini berasal dari seluruh Subdit Kriminal Umum Polda Sumut, Polsek dan Polrestabes Medan.

Tatan menyebut pihaknya sudah mengantongi identitas begal yang membawa kabur motor dan menganiaya wanita pekerja harian lepas (PHL) Pemko Medan itu.

Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja (kanan) dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi (kiri), saat menjelaskan duduk perkara korban begal jadi tersangka dan tak ditahan, Sabtu (1/1/2022).
Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja (kanan) dan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi (kiri), saat menjelaskan duduk perkara korban begal jadi tersangka dan tak ditahan, Sabtu (1/1/2022). (TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO)

"Sampai saat ini dan kita sudah kantongi namun masih tahap pengejaran. Kita bentuk tim namanya tim Siluman," kata Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa (4/1/2022) sore.

Tatan mengatakan tim gabungan ini nantinya akan menempati lokasi yang telah ditentukan. Tim ini juga disebut tidak hanya memburu begal, melainkan geng motor yang kerap meresahkan masyarakat.

Dia berjanji tidak main-main dalam menangani kejahatan begal, curanmor dan geng motor. "Kami tidak main-main. Kita akan beri tindakan tegas terukur terhadap para pelaku begal yang meresahkan masyarakat," ucapnya.

Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menjenguk Ramadhoni Hasibuan, petugas Melati Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang menjadi korban begal di Jalan Pinus Komplek DPRD Medan, Medan Timur Minggu (2/1/2022) pagi lalu.
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menjenguk Ramadhoni Hasibuan, petugas Melati Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang menjadi korban begal di Jalan Pinus Komplek DPRD Medan, Medan Timur Minggu (2/1/2022) pagi lalu. (Tribun Medan/HO)

(cr25/tribun-medan.com) 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved