Breaking News:

Jalan Rusak

Jalan Alternatif ke Inti Kota Siantar Rusak Parah tak Kunjung Diperbaiki

Jalan menuju inti Kota Siantar rusak parah. Hingga saat ini belum tersentuh perbaikan oleh Dinas PU Siantar

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Kondisi Jalan Pane yang rusak dan sengaja diletakkan pot bunga oleh warga agar pengendara memperhatikan jalan berlubang, Senin (3/1/2022).(TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Jalan alternatif menuju inti Kota Siantar, persisnya di Jalan Pane, Kecamatan Siantar Selatan rusak parah.

Sampai detik ini, jalan tersebut belum tersentuh perbaikan. 

Kepala Bidang (Kabid) Jalan pada Dinas PUPR Kota Siantar, Rado Simatupang mengatakan, pihaknya masih mempelajari anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.

Pasalnya, kondisi Jalan Pane yang ada saat ini memang sangat membutuhkan perbaikan, mengingat perannya merupakan jalur alternatif dari dan ke inti kota selain Jalan Sutomo dan Merdeka.

Baca juga: Tahun 2022, Pemprov Sumut Perbaiki Jalan Rusak Sepanjang 450 Kilometer

"Jalan Pane yang rusak itu sudah kami tinjau. Sedang kami pelajari dananya dari mana untuk perbaikan. Mudah-mudahan bisa dalam waktu dekat, karena sudah membahayakan," kata Rado, Selasa (4/1/2022).

Rado Simatupang membenarkan kondisi Jalan Pane saat ini butuh penanganan segera, dikarenakan dapat membahayakan.

Ia berupaya agar Dinas PUPR fokus pada akses jalan tersebut.

"Memang ini yang rusak membahayakan. Yang lain-lain (jalan kota) rusak ringan," katanya.

Kekecewaan terhadap Jalan Pane sendiri dirasakan oleh warga yang bermukim di, Kelurahan Karo, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar.

Baca juga: SETAHUN Berjuang, Warga Jalan Pancing 1 Bersyukur Jalan Rusak Akhirnya Diperbaiki

Mereka berinisiatif memasang atau pun letakkan pot bunga ukuran besar di lubang yang nyaris amblas, Sabtu (18/12/21). 

"Lama-lama, jalan yang rusak semakin parah dan amblas. Pernah beberapa kali pengendara motor oleng dan nyaris terjatuh, ya kami letak aja potnya biar tidak ada korban," kata Amin (43),Sabtu (18/12/21) siang.

Fernando, pengendara lainnya mempertanyakan langkah Pemko Pematangsiantar, apakah tunggu ada korban baru diperbaiki?

"Buat Pak Wali Kota mohon perhatikan jalan itu, saya tadi lewat sangat miris, hampir terjadi kecelakaan. Buat kita kaum pemuda ayo kita bagusi bagai mana. Jika ada yang mau mari kita kumpul," katanya.

Amatan Tribun Medan, kondisi Jalan Pane sendiri sangat layak diperbaiki. Penambalan yang sempat dilakukan Dinas PUPR pada tahun lalu memberi kesan jalan yang bergelombang. Terdapat lobang lobang baru lagi yang hari ke hari kian melebar.

Apalagi, pada saat hujan mengguyur, lobang lobang aspal yang menganga menampung air sehingga sangat membahayakan pengendara.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved