Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Desa Cinta Rakyat Percut Seituan, 2 Warga Jadi Korban
Alhasil kedua warga tersebut beserta uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 3 lembar dibawa ke Pos Polisi Desa Saentis untuk dimintai keterangannya.
Penulis: Alvi Syahrin Najib Suwitra | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Peredaran postingan uang palsu di Desa Saentis Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang viral di media sosial.
Penemuan uang palsu pecahan Rp 100 ribu pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga, Sumiati yang berada di Dusun 5 Desa Cinta Rakyat Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang.
Baca juga: Peras Sopir Bongkar Muat Sambil Ngaku Anggota Organisasi Buruh & OKP, Rudi Diciduk Polrestabes Medan
Kepala Dusun 5, Firmansyah mengatakan, awalnya Sumiati mendapatkan barang tersebut dari seorang yang bekerja sebagai Doorsmeer bernama Tegar.
"Setelah kita dalami, ternyata Tegar enggak tahu uang itu dari siapa. Dia mendapatkan uang itu dari pembayaran jasa cuci sepeda motor," terangnya.
Alhasil kedua warga tersebut beserta uang palsu pecahan Rp 100 ribu sebanyak 3 lembar dibawa ke Pos Polisi Desa Saentis untuk dimintai keterangannya.
"Jadi keduanya itu korban, lalu uang tersebut diserahkan ke Polsek Percut Seituan," katanya.
Menurut Firmansyah, uang palsu tersebut ketahuan setelah dilakuķan penerawangan.
"Kalau di terawang, beda dia uangnya," jelasnya.
(Cr7/tribun-medan.com)