Breaking News:

Korupsi Dana Hibah KPU Sergai

Pejabat PPK KPU Sergai Bodohi Rekannya Agar Biasa Kuasai Uang Negara, Dapat Uang Tapi tak Kerja

Terungkap dalam sidang, bahwa pejabat PPK KPU Sergai membodoh-bodohi pejabat pengadaan barang dan jasa untuk bisa kuasai uang negara

TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN
Sejumlah saksi dihadirkan dalam sidang perkara dugaan korupsi dana hibah Pilkada 2020 senilai Rp 1,2 miliar di KPUD Serdangbedagai (Sergai) di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (5/1/2022).(TRIBUN MEDAN/GITA NADIA PUTRI TARIGAN) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Pejabat PPK KPU Sergai, Chairul Mitha Nasution ternyata berwatak jahat dan culas.

Dalam sidang lanjutan korupsi dana hibah KPU Sergai di PN Tipikor Medan terungkap, bahwa Chairul Mitha Nasution membodoh-bodohi sesama pejabat, agar bisa menguasai uang negara untuk diduga dikorupsi.

"Sudah saya tanya ke Pak Chairul Mitha, kenapa saya dipilih. Katanya saya dipilih untuk ditokoh-tokohi (dibodhi). Saya tidak pernah dilibatkan, semua tugas diambil oleh pak Chairul," kata Dahliana Saragih, Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa KPU Sergai, Rabu (6/1/2022). 

Menurut Dahlia, selama menjabat sebagai Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa, dirinya selalu diminta menandatangani berkas, tanpa dilibatkan dalam setiap kegiatan oleh Chairul Mitha. 

Baca juga: Tiga Pejabat KPU Sergai yang Korupsi Dana Hibah Terancam 20 Tahun Penjara

"Saya disuruh terdakwa tanda tangan setelah pelaksanaan dilakukan, katanya tolonglah tanda tangan. Lalu bulan Juni saya mengundurkan diri, tapi pelaksanaan (barang dan jasa) sudah selesai saat itu," cetusnya. 

Meski demikian, Dahlia mengaku menerima uang Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) selama kurun waktu 2020-2021 dengan total kurang lebih Rp 22 juta.

Ia mengaku tidak tahu kalau ia tidak berhak menerima uang tersebut.

"Saya terima sekitar Rp 22 juta, tahun 2020 dan 2021, karena saya merasa berhak saat itu, karena saya PNS Sergai," ucapnya.

Mendengar hal tersebut, hakim yang diketuai Eliwarti menyentil saksi. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Puluhan Miliar di KPU Sergai, Kejari Tetapkan Tiga Tersangka

"Kok saudara merasa berhak? Saudara tidak mengerjakan tupoksi, tapi uang diterima. Harusnya kalau tidak berhak ya dikembalikan," cetus hakim.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved