Breaking News:

Peringati Milad ke 70 Tahun, Pengurus Yayasan dan Akademik UISU Ziarah ke Makam Pendiri

Sehari sebelumnya, digelar kegiatan silaturahmi dan pemberian cendera mata kepada Rektor maupun Wakil Rektor UISU dari periode awal.

Editor: Ayu Prasandi
HO
Tabur bunga Pengurus Yayasan dan Akademik UISU di makam KH. Abdul Rivai Manaf Nst, salah satu Pendiri UISU 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) genap berusia 70 tahun. Untuk memperingati pertambahan usia tersebut, pengurus yayasan dan Akademik UISU melakukan tabur bunga di makam salah satu pendiri KH. Abdul Rivai Manaf Nasution.

Ketua Umum Yayasan UISU, Prof Ismet Danial Nasution, mengatakan, ziarah ke makam para pendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pada Milad Ke-70 Tahun UISU.

Sehari sebelumnya, digelar kegiatan silaturahmi dan pemberian cendera mata kepada Rektor maupun Wakil Rektor UISU dari periode awal hingga Periode 2015-2019.

Baca juga: Anang Hermansyah Transplantasi Rambut ke Turki, Bagaimana Cara Kerjanya?

“Alhamdulillah, UISU sudah mencapai usia yang sangat matang, 70 tahun. Kita terus berkomitmen mencerdaskan kehidupan beragama dan berbangsa, sehingga siap menghadapi dinamika di era industri 5.0,” ujarnya.

Tak hanya ziarah, menerima kunjungan Sultan Deli XIV, Sultan Mahmud Lamantjitji Perkasa Alam,Rabu (4/1/2022) mengawali rangkaian kegiatan pada Milad Ke-70 Tahun UISU.

Di hari yang sama, digelar silaturahmi dan pemberian tali asih kepada keluarga para pendiri UISU.

“Kegiatan puncak digelar tepat di hari milad. Kegiatan puncak ini akan diisi dengan pidato ilmiah Prof Umar Zein.

Berdirinya UISU pada awal tahun 1951 merupakan prakarsa lima pemuda pejuang, yakni H. Bahrum Djamil, SH. (alm), H. Adnan Benawi, SH. (alm), Hj. Sariani, AS (almh), Drs. H. Sabaruddin Ahmad (alm) dan dan KH. Rivai Abdul Manaf Nasution (alm)," tutur Prof Ismet.

Baca juga: Bukannya Salat, Tiga Pria Ini Malah Curi Sepeda Motor Jemaah saat Salat Subuh di Medan

Asessor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) ini melanjutkan, pada 7 Januari 1952, bertepatan dengan 05 Rabiul Akhir 1371 Hijriyah, dibukalah kelas persiapan yang merupakan cikal bakal Fakultas Hukum.

“Kemudian kelima pejuang terebut menghadap Notaris H. Soetan Pane Paroehom untuk mendirikan dan membangun sebuah yayasan yang diberi nama Yayasan Perguruan Tinggi Islam Indonesia Medan. Badan hukum yayasan itu tertuang dalam akta Nomor 63,” ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved