Breaking News:

Kebakaran Pabrik PTPN IV

Kebakaran Pabrik Kelapa Sawit PTPN IV, Negara Rugi Rp 3 Miliar

Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PTPN IV kebakaran, Kamis (7/1/2022) malam. Dalam peristiwa ini, seluruh alat di pabrik hangus

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
HO
Proses pemadaman api di PKS PTPN IV Unit Dolok Ilir, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Kamis (6/12/2022)/(TROBUN MEDAN - HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SIMALUNGUN- Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PTPN IV Unit Dolok Ilir, Huta II Emplasemen Nagori Dolok Tenera, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun kebakaran, Kamis (6/12/2022) malam.

Api melahap hampir seluruh bangunan di perusahaan pelat merah tersebut. 

Kapolsek Serbelawan, AKP Abdullah Yunus Siregar mengatakan, pihaknya bersama manajer perusahaan telah berkoordinasi untuk pemadaman.

Di mana armada damkar yang turun berjumlah 5 unit, masing-masing 2 unit milik PT Bridgestone, dua unit milik Pemko Pematangsiantar dan 1 unit milik Pemkab Simalungun.

Baca juga: Jumlah Kasus Kebakaran di Medan Menurun, Damkar Targetkan Peningkatan Respon Time Tahun 2022

"Diketahui saat ini sedang ada pengerjaan perbaikan tracing tangkos (lokasi tempat janjangan yang sudah di Kelola) yang dikerjakan oleh Pihak Rekanan PTPN IV Dolok Ilir yaitu CV Buana Suro Medan," ujar Abdullah.

Lanjut Kapolsek, perusahaan rekanan tersebutlah yang melakukan pengerjaan pergantian tracing tangkos dengan besi yang baru.

Kemudian dalam proses pengerjaan, pihak kontraktor  menggunakan mesin las yang dapat menyebabkan timbulnya api.

"Dugaaan sementara penyebab kebakaran tersebut diakibatkan oleh sisa api dari pengelasan tracing tangkos yang mengenai janjangan kelapa sawit yang masih mengandung minyak," terang Abdullah.

Baca juga: PKS Dolok Ilir Terbakar, Begini Penjelasan PTPN IV

Kapolsek mengatakan, kebakaran sendiri terjadi mulai Pukul 20.30 WIB. Pada pukul 23.43 Wib akhirnya api dapat dipadamkan. 

Saat ini proses penyelidikan masih berlangsung.

Akibat peristiwa ini, diprediksi negara rugi Rp 3 miliar.

"Pelaku masih penyelidikan, korban jiwa nihil dan kerugian negara ditaksir Rp 3 miliar," katanya.(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved