Breaking News:

Mulai Hari ini SMA/SMK di Kabupaten Langkat dan Kota Binjai Laksanakan PTM 100 Persen

Berdasarkan data, kata dia, untuk saat ini Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, tenaga pendidik sudah 94 persen melaksanakan vaksinisasi.

Penulis: Satia | Editor: Ayu Prasandi
HO
    Siswa SMA Negeri 1 Kecamatan Stabat Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, yang mulai melaksanakan PTM 100 persen, Jumat (7/1/2022).   

TRIBUN MEDAN.COM, STABAT - Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat dan Kota Binjai mulai hari ini memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Dalam pelaksanaannya, masih merujuk kepada aturan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Mentri," kata Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Basir  Hasibuan, saat meninjau langsung proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Kecamatan Stabat Jalan Proklamasi, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (7/1/2022).

Ia mengatakan, dalam aturan SKB 4 Menteri, pelaksanaan PTM diberlakukan tergantung dari jumlah vaksinasi Covid-19 di wilayah masih-masing. Kemudian, sambungnya juga diatur waktu dan proses pembelajaran harus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). 

"Maksimal waktu proses pembelajaran setiap harinya 6 jam dan sekolah yang melaksanakan PTM baik guru dan pelajar harus sudah divaksin sebanyak 80 persen. Juga meski mematuhi segala aturan terkain penanganan dan harus mematuhi prokes penanggulangan dan pencegahan Covid-19," kata dia.  

Berdasarkan data, kata dia, untuk saat ini Kota Binjai dan Kabupaten Langkat, tenaga pendidik sudah 94 persen melaksanakan vaksinisasi.

Selain itu, kedua daerah ini sudah masuk dalam zona hijau. Sehingga diperbolehkan melakukan PTM 100 persen sesuai dengan aturan SKB Menteri. 

Baca juga: Daftar Harga Terbaru Mobil LCGC Tanpa Diskon PPnBM: Mobil Toyota Agya dan Toyota Calya

"Meski demikian, aturan prokes Covid-19 meski diterapkan saat proses belajar mengajar berlangsung. Kita harapkan kedepan, kondisi diseluruh daerah terus membaik dan pandemik Covid-19 berakhir," tegas dia. 

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E DPRD Sumut Hendra Cipta mengatakan, untuk seluruh yang terlibat proses belajar mengajar PTM tidak mengabaikan Prokes Covid-19. Karena itu sangat penting dan harus dijaga dengan baik sehingga Pandemik Covid-19 segera berakhir. 

"Saya lihat seluruhnya bersemangat dalam menjalani proses belajar mengajar PTM. Tapi meski diingat, jangan abaikan prokes Covid-19. Baik itu pelajar dan tenaga pendidik serta guru yang terlibat," jelasnya. 

Dirinya juga menegaskan, mematuhi aturan dan disiplin itu sangat penting. Sehingga semua dapat berjalan lebih baik lagi kedepan. Karena dengan secara bersama-sama kita bisa melalui semua ini dan semua akan berlalu.

(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved